You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Kualitas Jalan di 10 Koridor Transjakarta Ditingkatkan

Kualitas Jalan di 10 Koridor Transjakarta Ditingkatkan


Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing
Editor: Toni Riyanto

6 September 2019 08:08 WIB | Dibaca 1018 X

Dinas Bina Marga DKI Jakarta melakukan peningkatan serta perbaikan kualitas jalan di jalur khusus bus Transjakarta di 10 koridor.

Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Hari Nugroho mengatakan, perbaikan akan dilakukan di jalur-jalur yang kondisi jalannya banyak mengalami kerusakan. Berdasarkan hasil identifikasi lapangan, panjang keseluruhan jalan yang rusak mencapai 11 kilometer. 

"Kerusakan hanya di spot atau jalur tertentu saja dengan panjang bervariasi berkisar antara 500 meter sampai 2 kilometer. Kami akan memakai beton rapid setting atau cepat keras," ujarnya, Kamis (5/9) malam.

Menurutnya, beton rapid setting ini berbeda dari beton biasa, baik dari segi kualitas, komposisi agregat maupun zat adiktif pada material ini membuatnya cepat keras. Selain itu, beton jenis ini juga memiliki daya tahan empat hingga lima tahun ke depan.

"Kalau beton biasa rata-rata daya tahannya hanya dua tahun. Apalagi kalau sudah terendam air akan lebih cepat rusak," terangnya.

Penggunaan beton cepat keras, sambung Hari, juga dilakukan untuk menghemat waktu pengerjaan. Apabila menggunakan beton biasa pengerjaannya bisa mencapai 14-28 hari, sedangkan dengan menggunakan beton cepat keras memungkinkan pengerjaan bisa selesai dalam waktu 8-10 jam.

"Untuk proses beton rapid setting ini ada alat untuk meratakan menggunakan laser. Jadi, sudah diukur longitudinal dan geometrisnya sehingga lebih akurat karena dia berbasis atau menggunakan sistem komputer," ungkapnya.

Ia menambahkan, sementara ini pengerjaan peningkatan dan perbaikan kualitas jalan dilakukan Koridor I (Blok M-Kota) pada seksi Setiabudi. Kemudian, di Koridor III (Kalideres-Harmoni) di seksi Jalan Kyai Tapa, dekat Rumah Sakit Sumber Waras.

"Waktu pengerjaan kita lakukan mulai pukul 00.00 sampai 06.00. Pengerjaan di 10 koridor itu kita targetkan selesai dalam waktu 2,5 bulan," tandasnya.