You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jakbar Lepas Petugas Pemeriksa Kesehatan Hewan Qurban
....
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Pemkot Jakbar Sebar Petugas Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat secara simbolis melepas 20 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban 1442 Hijriah di halaman kantor Wali Kota Jakarta Barat.

Jadi hewan kurban sebelum disembelih akan dicek terlebih dahulu

Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto menuturkan, para petugas nantinya akan bertugas memastikan kesehatan hewan dan daging kurban.

"Jadi hewan kurban sebelum disembelih akan dicek terlebih dahulu. Lalu setelah disembelih, dagingnya juga akan dicek kembali. Ini untuk memastikan hewan kurban yang dibagikan ke masyarakat memenuhi persyaratan dan aman untuk dikonsumsi," ujar Uus, Senin (19/7).

PD Dharma Jaya Datangkan 500 Sapi NTT Penuhi Kebutuhan Hewan Kurban

Untuk penyembelihan hewan kurban, sambung Uus, pihaknya telah menyebarkan surat edaran kepada masjid-masjid dan masyarakat untuk melaksanakan pemotongan hewan kurban di tempat atau rumah pemotongan hewan kurban seperti di PD Dharma Jaya. Namun, jika terpaksa tidak dilakukan di tempat pemotongan hewan kurban, maka petugas wajib memperhatikan protokol kesehatan dan tidak boleh ada kerumunan.

"Lebih aman dan baik hewan kurban dipotong di tempat pemotongan hewan, Karena protokol kesehatan dan kebersihannya juga terjamin," katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Subag Sudin KPKP Jakarta Barat, Novi C Palit menambahkan, total terdapat 97 petugas pemeriksa hewan dan daging kurban yang akan disebar di delapan kecamatan di Jakarta Barat.

"Total ada sebanyak 97 petugas yang akan melakukan pemeriksaan hewan dan daging kurban di delapan kecamatan yang ada," ucapnya.

Sementara itu, dokter hewan Sudin KPKP Jakarta Barat, Erlita mengatakan, pemeriksaan hewan kurban akan dilakukan dua kali. Pertama pemeriksaan antemortem yakni memeriksa kondisi hewan sebelum disembelih seperti, suhu tubuh, mata, kotoran hewan dan kondisi hewan apakah lemah atau tidak. Kemudian yang kedua postmortem yakni pemeriksaan organ dalam hewan seperti jantung, hati, limpa, dan paru-paru serta daging.

Jika terdapat hewan kurban dalam kondisi sakit, maka Sudin KPKP Jakarta Barat akan memberikan rekomendasi ke panitia untuk menunda pemotongan hewan sampai kondisi hewan kurban tersebut sehat atau menukarnya dengan hewan yang lebih sehat.

"Kami selalu pastikan hewan kurban di Jakarta Barat dalam kondisi sehat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Ketentuan Usaha Pariwisata Live Music di Jakarta Saat Lanjutan PPKM Level 3

    access_time23-09-2021 remove_red_eye1750 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 168 Peserta Ikuti Kelas Berkebun Sesi Tiga di Jakpus

    access_time23-09-2021 remove_red_eye1436 personAnita Karyati
  3. Tiga Lokasi di Jakpus Ini akan Dibangun Bioswale

    access_time24-09-2021 remove_red_eye1017 personAnita Karyati
  4. PT MRT Jakarta (Perseroda) Dapat Gold Champion Tourism and Creative Campaign Award 2021

    access_time24-09-2021 remove_red_eye1016 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Perkembangan Data Kasus dan Vaksinasi COVID-19 di Jakarta per 24 September 2021

    access_time24-09-2021 remove_red_eye1014 personAldi Geri Lumban Tobing