You don't have javascript enabled. Good luck with that.

For a better view,
please rotate your phone

Siapkan Layanan Pendukung Arus Mudik

Syafrin Liputo
Kadishub DKI Jakarta
Minggu, 08 Maret 2026 | 255

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai mempersiapkan berbagai layanan untuk mendukung kelancaran arus mudik masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Selain menyiapkan program mudik gratis, Dishub DKI Jakarta juga memastikan kesiapan armada angkutan Lebaran, fasilitas terminal, hingga pemeriksaan keselamatan kendaraan dan pengemudi.

Untuk mengetahui bagaimana kesiapan Pemprov DKI Jakarta menghadapi musim mudik tahun ini, berikut petikan wawancara khusus beritajakarta.id bersama Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo.

Q:Bagaimana mekanisme pendaftaran program mudik gratis tahun ini? Apakah ada perubahan dari tahun sebelumnya?
A:Mekanisme pendaftaran mudik gratis tahun ini pada dasarnya masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Masyarakat terlebih dahulu dapat melihat informasi terkait waktu pendaftaran, jadwal keberangkatan, tujuan, kuota pada masing-masing perusahaan penyedia jasa angkutan, serta prosedur verifikasi yang disediakan melalui berbagai saluran informasi seperti posko, lokasi sosialisasi, dan media lainnya. Pendaftaran kegiatan mudik gratis dilakukan secara online melalui situs https://mudikgratis.jakarta.go.id. Bagi pendaftar yang berhasil mendaftar akan mendapatkan kode booking sebagai bukti pendaftaran awal. Selanjutnya, peserta wajib melakukan verifikasi secara offline di lokasi yang telah disediakan sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Peserta diminta membawa kode booking dan dokumen asli yang diperlukan. Kode booking yang semula berwarna kuning akan berubah menjadi hijau apabila proses verifikasi berhasil. Pendaftaran peserta akan ditutup apabila kuota atau target jumlah peserta telah terpenuhi.
Q:Berapa kuota peserta program mudik gratis tahun ini?
A:Program mudik gratis Pemprov DKI Jakarta tahun 2026 menargetkan jumlah peserta yang cukup besar agar dapat melayani lebih banyak masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman. Secara keseluruhan, jumlah penumpang yang ditargetkan mencapai 26.440 orang. Untuk melayani para pemudik tersebut, disiapkan 661 unit bus. Selain penumpang, program ini juga memfasilitasi pengangkutan kendaraan roda dua milik pemudik. Tahun ini disiapkan kuota pengangkutan 900 unit sepeda motor yang akan diangkut menggunakan 30 unit truk.
Q:Bagaimana proses seleksi program mudik gratis? Apa dokumen yang harus disiapkan peserta?
A:Proses seleksi dalam program mudik gratis dilakukan melalui tahapan pendaftaran dan verifikasi dokumen. Setelah masyarakat melakukan pendaftaran secara online, mereka diwajibkan mengikuti proses verifikasi secara langsung di lokasi yang telah ditentukan oleh panitia. Pada tahap ini, peserta harus membawa dokumen asli yang diperlukan untuk memastikan data yang didaftarkan sesuai dengan identitas peserta. Adapun dokumen yang perlu disiapkan oleh peserta antara lain KTP DKI Jakarta yang diutamakan, Kartu Keluarga, serta STNK bagi peserta yang membawa sepeda motor untuk diangkut melalui program mudik gratis tersebut.
Q:Daerah mana saja yang akan dilayani program mudik gratis tahun ini?
A:Program mudik gratis Pemprov DKI Jakarta tahun 2026 melayani berbagai kota tujuan yang tersebar di Pulau Sumatera dan Pulau Jawa. Tujuan ini dipilih berdasarkan tingginya kebutuhan masyarakat yang berasal dari berbagai daerah tersebut. Beberapa kota yang menjadi tujuan pelaksanaan mudik gratis tahun ini antara lain Palembang, Bandar Lampung, Yogyakarta, Tegal, Pekalongan, Semarang, Kebumen, Cilacap, Purwokerto, Kota Solo, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Sragen, Tasikmalaya, Kabupaten Kuningan, Madiun, Kediri, Jember, Malang, dan Sidoarjo. Dengan banyaknya kota tujuan tersebut, diharapkan program ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman secara aman dan nyaman.
Q:Apakah ada penambahan daerah tujuan mudik gratis dibandingkan tahun sebelumnya?
A:Untuk tahun 2026, kota tujuan mudik gratis masih sama seperti tahun sebelumnya. Tidak ada penambahan daerah tujuan baru dibandingkan dengan pelaksanaan mudik gratis pada tahun 2025. Meski demikian, pemerintah tetap memastikan bahwa seluruh rute yang sudah ada dapat dilayani dengan baik. Fokus utama tahun ini meningkatkan kualitas layanan, kapasitas armada, serta memastikan keselamatan perjalanan para pemudik. Dengan demikian, meskipun tujuan tidak berubah, pelayanan yang diberikan diharapkan menjadi lebih optimal bagi masyarakat.
Q:Bagaimana kesiapan armada angkutan Lebaran tahun ini?
A:Kesiapan armada angkutan Lebaran tahun ini saat ini sedang dalam tahap persiapan rampcheck. Rampcheck dilakukan untuk memastikan setiap kendaraan memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, termasuk pengecekan aspek keselamatan, administrasi, serta kelengkapan pendukung operasional. Dengan langkah ini, diharapkan seluruh armada yang beroperasi pada periode Lebaran dalam kondisi aman, siap, dan memenuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan. Selain itu, kesiapan Angkutan Lebaran Tahun 2026 dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi pengaturan operasional dan lalu lintas, tetapi juga dari aspek kelaikan sarana angkutan. Dishub DKI Jakarta memastikan seluruh kendaraan yang akan beroperasi selama arus mudik dan arus balik memenuhi persyaratan teknis dan administrasi sesuai ketentuan. Sebagai bagian dari pengawasan tersebut, pada tanggal 9 Maret 2026 akan dilaksanakan kegiatan ramp check di terminal keberangkatan untuk memeriksa kondisi teknis kendaraan, seperti sistem pengereman, lampu, ban, perlengkapan keselamatan, serta kelengkapan dokumen perizinan.
Q:Bagaimana Dishub memastikan kondisi armada angkutan Lebaran laik jalan?
A:Untuk memastikan keselamatan perjalanan masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran, Dishub DKI Jakarta melakukan berbagai langkah pengawasan terhadap armada yang akan digunakan. Dishub DKI Jakarta melakukan uji kelayakan terhadap bus-bus yang akan digunakan untuk mengangkut penumpang menuju kota-kota tujuan. Pemeriksaan ini mencakup berbagai aspek teknis kendaraan agar memenuhi standar keselamatan transportasi. Selain itu, dilakukan pula tes kesehatan bagi para pengemudi selama masa Angkutan Lebaran Tahun 2026. Pemeriksaan ini meliputi deteksi alkohol, tes gula darah, serta pemeriksaan narkoba guna memastikan pengemudi dalam kondisi sehat dan layak mengemudi demi keselamatan perjalanan.
Q:Apakah ada penambahan armada angkutan Lebaran tahun ini?
A:Ya, terdapat penambahan armada angkutan Lebaran pada tahun 2026. Jumlah armada meningkat sekitar 30 persen dibandingkan tahun 2025. Pada tahun 2025 tersedia sebanyak 521 unit armada, sedangkan pada tahun 2026 direncanakan 661 unit armada. Penambahan ini dilakukan untuk mengakomodasi peningkatan kebutuhan masyarakat serta meningkatkan kapasitas layanan angkutan selama periode Lebaran. Sementara itu, untuk layanan Angkutan Lebaran secara umum, total armada yang tersedia di empat terminal utama tercatat sekitar 2.282 unit. Jumlah ini mengalami penurunan sekitar 564 unit atau sekitar 19,8 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai sekitar 2.846 unit. Rinciannya, di Terminal Terpadu Pulo Gebang tercatat sekitar 1.057 unit bus, di Terminal Kampung Rambutan sekitar 558 unit armada dengan 279 trayek, di Terminal Tanjung Priok sekitar 157 unit armada dengan 57 trayek, serta di Terminal Kalideres sekitar 510 unit armada dengan 317 trayek.
Q:Berapa terminal yang disiapkan untuk melayani pemudik?
A:Sejumlah terminal telah dipersiapkan untuk melayani pemudik selama periode Angkutan Lebaran Tahun 2026. Terminal tersebut terdiri dari terminal utama dan terminal bantuan. Untuk terminal utama meliputi Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kalideres, Terminal Tanjung Priok, dan Terminal Terpadu Pulo Gebang. Selain itu, terdapat pula terminal bantuan yang akan mendukung operasional angkutan Lebaran, yaitu Terminal Lebak Bulus, Terminal Grogol, dan Terminal Muara Angke.
Q:Apakah ada penambahan fasilitas di terminal-terminal yang melayani pemudik?
A:Dalam pelaksanaan mudik gratis Pemprov DKI Jakarta 2026, Dishub telah melakukan koordinasi dengan terminal-terminal tujuan terkait kesiapan sarana dan prasarana guna mendukung kelancaran pemberangkatan maupun arus balik Lebaran. Koordinasi tersebut mencakup kesiapan fasilitas pendukung bagi pemudik, pengaturan operasional di area terminal, serta pelaksanaan rampcheck untuk memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan kelengkapan administrasi dan surat-surat kendaraan guna menjamin aspek keselamatan dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Selain itu, sejumlah fasilitas juga disiapkan di terminal untuk meningkatkan kenyamanan pemudik, seperti penyediaan posko terpadu yang siaga 24 jam di terminal tipe A, pembagian takjil gratis bagi penumpang yang menjalankan ibadah puasa, penyediaan layanan pos kesehatan gratis, serta kehadiran berbagai booth jajanan dan oleh-oleh dari pelaku UMKM.