Seruput Kesejukan di Sisa Reruntuhan
Oleh :
Dessy Suciati
Minggu, 30 Agustus 2026 | 297
For a better view,
please rotate your phone
Dessy Suciati
Minggu, 30 Agustus 2026 | 297
Di tepi Jalan Cideng Timur, Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat terhampar ruang terbuka dengan hiasan ornamen sisa-sisa reruntuhan bangunan dan aneka tanaman. Kesan unik, sejuk dan nyaman langsung melekat saat kaki melangkah masuk ruang ini.
Bekas bangunan terbengkalai di atas lahan seluas 400 meter persegi yang disulap menjadi kafe ini memang menawarkan nuansa berbeda. Ada kedamaian dan kesejukan terasa saat kita menyeruput kopi yang disajikan.
Ya, Jeremia Jathra Paipela atau akrab disapa Pai mendirikan Kafe Oksigasi karena ingin menciptakan sebuah ruang komersil yang menawarkan keteduhan dan keasrian alam.
Dituturkannya, Kafe Oksigasi lahir dari sebuah pemikiran dengan mengusung filosofi energi oksigen ini membawa pesan 'Kota Sesak, Napasmu Jangan'.
"Seseorang akan dapat bekerja dengan rileks dan pulih dari kepenatan jika oksigennya terpenuhi," ucapnya.
Diyakininya, orang akan merasa nyaman, damai dan bisa rileks dari kepenatan kerja jika oksigennya terpenuhi. Karena itulah, kafe ini tetap mempertahankan sebagian sisa bangunan sebagai hiasan dengan sentuhan gaya rustic.
Bahkan, sisa dinding bekas toilet bangunan lama juga disulap menjadi sudut yang unik bagi para pengunjung yang ingin menikmati kopi sambil berfoto.
Tak hanya menjadi ruang bersantai bagi pengunjung, Kafe Oksigasi juga merawat ekosistem kecil di dalamnya.
Kafe berkonsep green house ini membiarkan beberapa jenis serangga hidup alami untuk menciptakan keseimbangan ekosistem alam. Meski demikian, Pai memastikan kebersihan dapur, meja bar dan meja kursi para pengunjung tetap terjaga.
"Saya juga punya visi-misi, untuk paling tidak menghijaukan Jakarta,” ucapnya.
Manyalurkan Energi Hijau
Tak hanya pohon rindang yang meneduhkan, Kafe Oksigasi juga merawat beberapa jenis tanaman seperti janda bolong, aglonema, pakis dan kadaka.
Di kafe ini, tanaman janda bolong dibiarkan tumbuh merambat tinggi hingga atap, menyapa setiap pengunjung yang datang. Keseriusan Oksigasi untuk menghijaukan Jakarta juga dilakukan Pai melalui gerakan pembagian tanaman ke para pengunjungnya.
Tanaman janda bolong dibagikan menggunakan bekas wadah minuman plastik yang dialihfungsikan sebagai pot. Wadah itu kemudian diisi dengan bibit pohon janda bolong yang dikenal tangguh terhadap perubahan cuaca dan mudah dirawat.
Hingga kini, menurut Pai, sudah lebih dari 4.000 pohon janda bolong yang telah dibagikan gratis kepada para pelanggannya. Gerakan penghijauan sekaligus kampanye daur ulang ini akan terus dilakukan hingga 100.000 pot tanaman yang akan dibagikan.
Pai berharap, tanaman yang dibagikannya tersebut dapat menyalurkan energi hijau dan menciptakan suasana tenang bagi pelanggannya.
“Kita punya campaign bagi-bagi tanaman dan sudah 4.000 tanaman itu untuk customer. Jadi paling tidak di meja customer dia melihat ada yang hijau nih,” beber Pai.
Menu Kopi Unggulan
Selain soal tanaman dan daur ulang, Kafe Oksigasi menjaga komitmennya untuk menyediakan ruang bernapas yang segar. Berbeda dari ruang publik komersil lainnya yang menyediakan ruang terbuka bagi para perokok, Kafe Oksigasi justru mengkhususkan ruang terbuka lantai satu sebagai area bebas asap rokok.
Sementara bagi para perokok, disediakan area khusus terbuka di lantai dua dan area depan kafe. Pai ingin, para pengunjung yang membawa keluarganya juga bisa menikmati udara segar sembari menikmati berbagai menu yang disajikan.
“Kita coba edukasi bahwasanya kita memprioritaskan area outdoor ini untuk keluarga dan anak kecil. Biasanya outdoor itu untuk perokok. Kalau di sini outdoor biar orang bisa napas segar,” kata Pai.
Selain memberikan suasana kenyamanan dan kesegaran, Kafe Oksigasi juga menyajikan menu kopi unggulan Valhala yang memadukan biji kopi dengan sensasi rasa buah nangka dan susu kelapa serta vanila. Sedangkan untuk menghilangkan rasa lapar, semangkuk sop iga hangat bisa menjadi pilihan.
So, kalau mau menyeruput kopi sambil merasakan kedamaian dan kesejukan sekaligus melepas penat dan bisingnya kota, coba deh sambangi Kafe Oksigasi ini...srruuppp.