Nyaman Aman dan Murah
Fasilitas yang nyaman dan kemudahan akses penggunaan trans portasi umum ini dirasakan Ahmad Subhan, warga Kebayoran Lama yang bekerja sebagai Kepala Pasar Rawa Bening, Jatinegara. Dia mengaku, setiap hari pulang-pergi ke kantor memanfaatkan layanan bus Transjakarta.
"Enak, nyaman dan murah ketimbang naik motor atau mobil pribadi," ujarnya.
Pria berusia 53 tahun ini menambahkan, kelebihan lain menggunakan Transjakarta, dirinya bisa beristirahat dengan tenang karena tak terganggu pengamen atau pedagang asongan.
"Yang utama, angkutan ini punya jalur khusus dan bebas macet. Kalau terjebak macet pun, masih terasa nyaman di dalam bus," tuturnya.
Hal serupa dirasakan Zahra. Mahasiswi semester empat Akademi Pariwisata Patria Indonesia, Kelapa Gading ini menjadikan Transjakarta sebagai sarana transportasi favorit.
"Pendingin ruangannya sejuk. Kalau dapat duduk saya bisa sambil belajar atau menyelesaikan tugas kuliah dalam bus," ucapnya.
Meski harus transit tiga kali dari rumahnya ke kampus, perempuan berusia 20 tahun ini tetap merasa enjoy. Dari rumah, rutenya dia awali dari Halte Kebayoran Lama ke Halte Kejaksaan, lalu lanjut ke Halte Dukuh Atas. Dari situ dia naik ke Pulogadung turun di Halte Velodrome dan melanjutkan perjalanan ke kampus menggunakan JakLingko.
"Perjalanan jauh tidak terasa karena nyaman dan mudah. Ongkosnya juga murah," katanya, sambil senyum.
Sementara Kara dan Alsa yang menetap di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan mengaku sangat menikmati angkutan umum MRT, karena bebas macet, aman dan nyaman.
"Setiap hari kami naik MRT ke Stasiun Dukuh Atas dan melanjutkan perjalanan ke arah Depok menggunakan KRL," ungkap dua mahasiswi perguruan tinggi swasta di bilangan Pondok Cina, Depok.
Peningkatan Penumpang
Perlahan tapi pasti, layanan transportasi umum di Jakarta pun makin meningkat dan mulai digemari warga. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat total bus Transjakarta yang beroperasi sepanjang Januari 2024 mencapai 4.395 unit atau naik 0,90 persen dibandingkan Desember 2023 dan meningkat 14,07 persen dibandingkan Januari 2023.
Sedangkan jumlah penumpang Transjakarta sepanjang Januari 2024 mencapai 30.934.491 orang atau meningkat 6,83 persen dibandingkan Desember 2023 dan mengalami peningkatan 54,66 persen dibandingkan Januari 2023.
BPS mencatat, selama Januari 2024, MRT Jakarta membukukan 8.241 perjalanan atau naik 2,56 persen dibandingkan Januari 2023. Ada pun jumlah penumpang MRT Jakarta pada Januari 2024 mencapai 3.143.854 orang atau meningkat 23,76 persen dibandingkan Januari 2023.
Sementara di periode yang sama, LRT Jakarta membukukan 6.324 perjalanan atau meningkat 2,16 persen dibandingkan Januari 2023. Untuk jumlah penumpang LRT Jakarta sepanjang Januari 2024 tercatat mencapai 96.837 orang atau mengalami peningkatan 33,71 persen dibandingkan Januari 2023.
Memasuki usia ke-497 tahun ini, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bidang transportasi terus berupaya memberikan layanan aksesibel, nyaman, murah serta ramah lingkungan yang menyenangkan bagi warga sebagai bagian dari implementasi menuju Kota Global.
Mengutip ucapan kesohor Gustavo Petro, mantan Wali Kota Bogota yang kini menjadi Presiden Kolombia, "Negara atau kota yang maju bukanlah orang miskin memiliki mobil, melainkan ketika orang kaya menggunakan transportasi umum." Yuk, mulai sekarang naik transportasi umum...