You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian

Pemprov DKI Pastikan Stok LPG Non-Subsidi Aman

Petugas menyusun tabung gas LPG 12 kg di Agen Gas LPG Dwi Karya Mandala, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (22/4). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) memastikan ketersediaan LPG nonsubsidi ukuran 5,5 kg dan 12 kg di Jakarta tetap aman pascapenyesuaian harga yang berlaku sejak 18 April 2026.

LPG 12 kg merupakan LPG non-public service obligation (NPSO) atau nonsubsidi yang perubahan harganya mengikuti dinamika pasar global
Suasana Agen Gas LPG Dwi Karya Mandala
LPG 12 kg mengalami kenaikan sebesar Rp36.000 atau sekitar 18,75 persen, dari Rp192.000 menjadi Rp228.000 per tabung, sementara LPG 5,5 kg naik Rp17.000 atau sekitar 18,89 persen, dari Rp90.000 menjadi Rp107.000 per tabung
Petugas sedang menyusun tabung gas LPG 12 kg
Penyesuaian harga dipengaruhi berbagai faktor eksternal, antara lain kenaikan harga kontrak LPG dunia (CP Aramco), meningkatnya Indonesian Crude Price (ICP), serta kondisi geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada jalur logistik energi global
Terkait ketersediaan stok di Jakarta, Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi intensif dengan PT Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas guna memastikan distribusi berjalan lancar
Distribusi gas berjalan normal ke seluruh depo dan penyalur di lima wilayah kota administrasi serta Kabupaten Kepulauan Seribu