Badan anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mengadakan rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (8/11). Rapat ini guna membahas hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri Terhadap APBD Perubahan 2016 sebesar 62,91 triliun. (Foto: Yopie/Beritajakarta.com)
Sejumlah truk sampah dan alat berat warnai pengolahan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (8/11). Jumlah alat berat untuk pengelolan sampah masih dinilai kurang sehingga tumpukan sampah menggunung. Nantinya Pemprov DKI Jakarta akan menambah sebanyak 40 unit alat berat dalam waktu dekat untuk memaksimlakan pengolahan. (Foto: Yopie/beritajakarta.com)
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono memimpin rapat rutin pertama bersama jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (7/11/2016). Salah satu pembahasan rapat kali ini adalah pembangunan mesin incenerator yang ditugaskan kepada BUMD Jakarta Propertindo.(Foto: Reza/Beritajakarta.com)
Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta menggelar rapat membahas Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2017 untuk sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (07/11/). Adapun fokus pembahasan kali ini adalah sejumlah BUMD meminta Penyertaan Modal Pemerintah (PMP). (Foto: Reza/Beritajakarta.com)
Pembangunan fasilitas Mass Rapid Transit (MRT) di kawasan Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (7/11/2016) fokus pada tiga fasilitas. Ketiga fasilitas tersebut yakni pembangunan depo MRT, stasiun layang, dan pembangunan struktur jembatan yang merupakan struktur utama pada paket pekerjaan di kawasan tersebut. (Foto: Reza/beritajakarta.com)
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono meninjau pembangunan sejumlah rumah susun (Rusun) di sejumlah wilayah di Jakarta Timur dan Jakarta Utara. Sabtu (5/11). Sejumlah rusun tersebut tersebut yakni Rusun Rawa Bebek, Cakung, Jakarta Timur dan Rusun Marunda, Jakarta Utara. Diketahui pembangunan kedua rusun ini terhenti dikarenankan masalah tidak memenuhi keselamatan. (Foto: Yopie/Beritajakarta.com)