Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menerima UN Women di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (24/11/2015). Pertemuan ini membahas rencana diadakannya Kegiatan “Orange The World” Pada Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan.(Foto: Reza/ Beritajakarta.com)
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama kembali menggelar rapat KUA PPAS 2016, kali ini Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan DKI Jakarta untuk memaparkan langsung Prioritas dan Plafon Anggaran 2016 yang sudah disusun. Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (24/11/2015).(Foto: Yopie / Beritajakarta.com)
Menteri Besar Negeri Selangor Malaysia, YAB Mohamed Azmin Ali, Selasa (24/11/2015), menyempatkan diri untuk bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama di sela-sela kunjunganya dalam World Forum for Muslim Democrats yang diadakan di Jakarta beberapa waktu lalu, dalam kunjunganya ini Mohamed Azmin Ali ingin mengetahui langsung dari Basuki bagaimana kehidupan beragama yang ada di Ibu Kota Negara Republik Indonesia. Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat.(Foto: Yopie / Beritajakarta.com)
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat memimpin rapat antisipasi dan pengedalian banjir Jakarta bersama sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (23/11/2015), Dalam rapat ini hadir pula Sekertaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Saefullah dan Kepala BPBD Provinsi DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto. (Foto: Reza/beritajakarta.com)
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat membuka Pekan Olahraga Provinsi DKI Jakarta Tahun 2015 di Gelanggang Olahraga Ciracas, Jakarta Timur, Senin (23/11/2015). Pekan olahraga provinsi ini diikuti 2.624 atlet dari lima wilayah kota dan satu kabupaten di DKI Jakarta. (Foto: Reza/beritajakarta.com)
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat Membuka Kegiatan Sekolah Agama dan Bina Damai Angkatan Ke-II di Wisma Samadi, Jl.Dermaga Kav.6 Klender-Duren Sawit Jakarta Timur, Senin (23/11/2015). Dalam sambutannya Djarot mengatakan SABDA dapat mederadikalisasi pemahaman ekstrem beragama yang berpotensi menyuburkan terorisme di DKI Jakarta.(Foto: Reza / Beritajakarta.com)