Gubernur bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno meluncurkan Benyamin S Award di Ruang Pola Bappeda, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (3/6). Benyamin S Award yang merupakan akronim dari Bersih, Nyaman, Indah dan Sejahtera adalah penghargaan untuk lomba kelurahan terbaik se-DKI Jakarta.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2025 di Halaman Balai Kota DKI Jakarta, Senin (2/6). Upacara ini menjadi ruang untuk memperkokoh ideologi Pancasila guna menegaskan kembali bahwa pembangunan bangsa harus selalu berakar pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan sosial.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meninjau hasil renovasi tahap pertama Stadion Tugu yang telah rampung di Jalan Pegangsaan Dua, Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara, Senin (2/6). Dalam peninjauan ini Pramono mengatakan rumput Stadion Tugu telah bersertifikat FIFA sehingga layak digunakan untuk pertandingan internasional dan berharap pembangunan stadion tahap dua dan tahap ketiga selesai pada Desember 2025.
Sejumlah orang tua murid menyampaikan aduan di Posko Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMAN 70 Jakarta, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (2/6). Sejak 26 Mei 2025 hingga siang ini, tercatat sudah ada 146 warga yang memanfaatkan layanan di posko SPMB ini dengan berbagai permasalahan seperti, regulasi, kependudukan dan sistem menjadi hambatan para orang tua murid.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menghadiri acara Sarasehan III Kaukus Muda Betawi dengan tema Menyongsong 498 Kota Jakarta dan Lembaga Adat Masyarakat Betawi Tahun 2025 di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin (2/6). Sarasehan III menjadi langkah lanjutan yang dirancang untuk memperkuat kelembagaan adat Betawi sebagai bagian integral dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota Global yang berbudaya.
Suku Dinas (Sudin) Kebudayaan Jakarta Pusat menggelar pelatihan tari tradisional di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Mardani Asri, Jalan Mardani Raya, Cempaka Putih Barat, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Pelatihan ini diikuti 30 peserta dari tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk mengenalkan dan melestarikan budaya melalu tari sejak usia dini.