Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno melakukan kunjungan ke kantor Perumda Pasar Jaya di Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (16/7). Kunjungan tersebut untuk membahas pembangunan dan revitalisasi sejumlah bangunan pasar tradisional menjadi lebih modern.
Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta (IKJ) bekerja sama dengan Fakultas Humaniora dan Industri Kreatif Universitas Maranatha Bandung mempersembahkan pameran seni rupa bertajuk Continuum di Galeri Cipta I, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jalan Cikini Raya, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/7). Pameran ini menampilkan 38 karya seni rupa hasil karya 20 dosen Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta (IKJ) dan Fakultas Humaniora dan Industri Kreatif Universitas Maranatha Bandung.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD/SMP/SMA Al Ikhlas, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (15/7). Rano optimistis MPLS di seluruh sekolah Jakarta berjalan dengan baik karena para siswa sudah mendapatkan bekal pengenalan kurikulum dan penguatan karakter.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno melihat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan (MPLS) di SMAN 6 jalan Mahakam, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Selasa (15/7). Dalam kesempatan ini Rano Karno juga menyaksikan secara langsung pembacaan dan penandatanganan deklarasi sekolah anti bullying, anti kekerasan dan anti narkoba oleh para siswa kelas XI dan XII.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno secara resmi membuka kegiatan Forum Group Diskusi (FGD) Pemajuan Kebudayaan Betawi di Hotel The Tavia Heritage, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (15/7). Dalam sambutannya Rano Karno menyampaikan forum ini merupakan agenda yang telah lama ditunggu, sebagai langkah awal dalam menghimpun gagasan, masukan, serta kepentingan dari berbagai elemen masyarakat demi kemajuan kebudayaan Betawi.
Sejumlah petani melakukan aktivitas pertanian di area persawahan produktif wilayah Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (15/7). Area pertanian Rorotan memiliki persawahan aktif seluas 300 hektar yang digarap oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Rorotan Jaya dengan potensi produksi beras mencapai 1.700 ton sepanjang tahun 2024 - 2025 yang mampu mendukung stabilitas kebutuhan pangan di wilayah DKI Jakarta.