You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengurasan Saluran Air di Jalan Kapuk Raya Akhirnya Rampung
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Pengurasan Saluran Air di Jalan Kapuk Raya Rampung

Pengurasan saluran di Jalan Kapuk Raya, RW 02, Kelurahan Kapuk Muara, Jakarta Utara, yang dikerjakan Satgas Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Penjaringan, sejak awal Mei lalu, kini sudah rampung.    

Sedimen lumpur yang berhasil diangkut mencapai 60 meter kubik. 

Menurut Kasatpel SDA Kecamatan Penjaringan, Pendi, pengurasan saluran yang memiliki panjang 360 meter dengan lebar 1,2 meter dan tinggi 1,5 meter ini menindaklanjuti usulan warga melalui Musrenbang 2021/2022.

"Pengurasan selesai 100 persen, Rabu kemarin. Diharapkan, saluran bisa menampung debit air lebih banyak lagi saat hujan agar tidak menimbulkan genangan," tuturnya, Jumat (3/6).  

Pengurasan Saluran di Jalan Kapuk Raya Ditarget Kelar Akhir Bulan Ini

Pendi mengungkapkan, pihaknya mengerahkan 11 personel pasukan biru untuk menguras sedimen lumpur di saluran tersebut yang ketebalannya mencapai 80 sentimeter. Pengerjaan dilakukan secara manual dengan menggunakan alat sederhana.  

"Sedimen lumpur yang berhasil diangkut mencapai 60 meter kubik. Seluruh lumpur hasil pengurasan dibuang ke are PLTU Ancol, Jakarta Utara," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye14346 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye3330 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye2095 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1817 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pembangunan SPBU di Tiga Pulau Ditarget Segera Terealisasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1048 personAnita Karyati