You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Gulkarmat Jaktim Evakuasi Kucing dari Atap Rumah Warga
photo Nurito - Beritajakarta.id

Gulkarmat Jaktim Evakuasi Kucing dari Atap Rumah Warga

Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, berhasil  mengevakuasi seekor kucing yang terjebak di dalam plafon saluran air atap rumah warga, Minggu (5/6). Proses evakuasi memakan waktu sekitar tiga jam.

Proses evakuasi memakan waktu sekitar tiga jam.


Kasi Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan, proses evakuasi kucing dilakukan pada salah rumah warga di Jl Rengas Elok 1 RT 001/09 Blok A.3 No.29 Kelurahan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur. Pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 07.00.Tuba di lokasi  pukul 08.40 dan langsung melakukan penanganan. 

Kebakaran di Jalan Pertanian Selatan Berhasil Dipadamkan

"Diduga kucing tersebut terperosok ke dalam paralon pembuangan air hujan dari atas genteng rumah warga Karena tidak ada yang mampu mengevakuasinya maka mereka minta bantuan kami," ujar Gatot.

Untuk proses evakuasi ini, jelas Gatot, pihaknya menerjunkan empat personel rescue.

Dijelaskan Gatot, dalam proses evakuasi ini petugas terpaksa harus membongkar keramik dan paralon kamar mandi lantai dua rumah warga tersebut.

"Setelah dilakukan penanganan lebih dari tiga jam, kucing tersebut berhasil dievakuasi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5038 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1803 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1751 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1535 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1522 personAnita Karyati