You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tes Urine Dadakan, PNS Kabur Akan Dikejar
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Usai Dilantik, Pejabat DKI Langsung Dites Urine

Ratusan pejabat eselon III dan eselon IV yang baru saja dilantik pada Senin (18/5) pagi langsung menjalani tes urine di halaman Balaikota DKI Jakarta. Tes urine ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah pejabat tersebut terindikasi menggunakan narkoba atau tidak.

Ini untuk menunjukkan semua pejabat yang dilantik sehat

Usai pelantikan, Kepala Bidang Pencegahan BNN DKI Jakarta, Sapari Partodiharjo langsung mengumumkan pemeriksaan tes urine. Sontak, pejabat yang telah bubar dan berfoto dengan keluarga, kambali berkumpul di depan panggung.

Para petugas BNNP DKI langsung membagikan formulir yang harus diisi sebelum melaksanakan tes urine. Pejabat eselon III mendapat giliran tes urine sebelum pejabat eselon IV. Mereka terlihat antre untuk melaksanakan tes urine.

Ahok: PNS Nyolong Duit Langsung Dipecat

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Agus Suradika mengatakan, pihaknya ingin memastikan PNS yang dipilih sehat. Untuk itu, pihaknya menggandeng Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) DKI untuk melakukan tes urine. "Ini untuk menunjukkan semua pejabat yang dilantik sehat," kata Agus Suradika.

Dia mengingatkan kepada pejabat yang baru saja dilantik untuk tidak kabur. Karena jika ada PNS yang kabur, maka akan tetap dicari karena sudah ada dalam daftar absensi. "Kalau ada yang kabur pasti kami kejar. Kami punya daftar. Nanti kan dari BNNP kasih daftar," ungkapnya.

Bagi PNS yang terbukti menggunakan obat terlarang akan langsung diganti, walaupun mereka baru saja dilantik. Pasalnya, PNS harus menjadi panutan bagi masyarakat. Sehingga mereka harus dinyatakan bersih. Hasil pemeriksaan akan keluar dalam 3-4 hari ke depan. "Kalau ada yang positif langsung diganti," tegas Agus.

Tes urine secara mendadak ini juga pernah dilakukan saat pelantikan ribuan pejabat DKI pada 2 Januari 2015 lalu. Dari tes tersebut diketahui 13 pejabat DKI terindikasi menggunakan morfin.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye1132 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas

    access_time19-06-2026 remove_red_eye865 personDessy Suciati
  3. Rayakan HUT Ke-499 Jakarta, Setu Babakan Gelar Gebyar Seni Budaya

    access_time20-06-2026 remove_red_eye821 personNurito
  4. Siswi SMA Meninggal Akibat Kabel, Pemprov DKI Bantu Pemakaman dan Beri Santunan

    access_time19-06-2026 remove_red_eye817 personDessy Suciati
  5. HUT Jakarta, PAM JAYA-TP PKK Gratiskan Khitan 2.000 Anak

    access_time19-06-2026 remove_red_eye781 personAldi Geri Lumban Tobing