You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Isu Kebocoran Soal UN Berdampak Buruk Ke Siswa
photo Rio Sandiputra - Beritajakarta.id

Isu Kebocoran UN Turunkan Kepercayaan Diri Siswa

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat mengaku prihatin dengan isu kebocoran soal Ujian Nasional (UN). Isu menyesatkan tersebut dinilai dapat menurunkan kepercayaan diri siswa yang mengikuti UN.

Saya prihatin karena adanya isu bocoran soal oleh orang tidak bertanggungjawab. Ini sangat tidak baik, apalagi untuk anak yang sungguh-sungguh belajar bisa down

Djarot mengimbau seluruh elemen masyarakat dapat menghargai hasil belajar siswa dan mengajar guru dari sekolah-sekolah. Ia juga meminta agar masyarakat jangan asal menuduh semua siswa yang mendapatkan nilai baik telah menerima bocoran soal.

"Saya prihatin karena adanya isu bocoran soal oleh orang tidak bertanggungjawab. Ini sangat tidak baik, apalagi untuk anak yang sungguh-sungguh belajar bisa down," ungkap Djarot usai meninjau UN di SDIT Al Mughni, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (19/5).

Ahok Ingin Siswa SD 01 Menteng Punya Mimpi Jadi Presiden

Mantan Walikota Blitar ini juga mengharapkan agar isu kebocoran soal tersebut, segera dihentikan. "Minta tolong jangan membuat isu adanya kebocoran, hargai siswa yang sudah belajar dan ibu guru yang mentransfer ilmu. Jangan karena ada oknum, dunia pendidikan kita dianggap tidak jujur semua," tegasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2215 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1171 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1091 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1087 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1049 personFakhrizal Fakhri