You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Aparat Kelurahan Grogol Selatan Cegah Motor Lawan Arus
photo Rio Sandiputra - Beritajakarta.id

Rawan Kecelakaan, Aparat Kelurahan Jaga Persimpangan

Aparat Kelurahan Grogol Selatan melakukan penjagaan di persimpangan Jalan Teuku Nyak Arif menuju Jalan Simprug Golf 2. Pasalnya, banyak pemotor yang melawan arus di wilayah tersebut hingga rawan kecelakaan.

Ya kan petugas kelurahan terbatas. Mudah-mudahan dari Sudinhub bisa menempatkan anggotanya di jam-jam rawan macet di sini


"Meskipun sudah dipasang beton Movable Concrete Barier (MCB) di tengah, tetapi motor dari Permata Hijau sering melawan arah untuk ke Jalan Simprug Golf 2. Karena itu jalan potong ke arah kawasan Senayan," ujar Agung Wibowo, Lurah Grogol Selatan, Rabu (10/6).

Menurut Agung, MCB yang dipasang oleh Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI memang sudah memiliki panjang sekitar 10 meter. Akses pengendara baik motor maupun mobil dari arah Permata Hijau berbelok ke Jalan Simprug Golf 2 telah ditutup. "Tapi motornya nekat. Makanya sekarang kita jaga, ditambah dengan kayu-kayu karena sering terjadi kecelakaan di sini," ucapnya.

Akses ke Jalan Simprug Golf 2 Ditutup

Meskipun penting, lanjut Agung, pihak kelurahan tidak bisa setiap hari menjaga titik tersebut. "Ya kan petugas kelurahan terbatas. Mudah-mudahan dari Sudinhub bisa menempatkan anggotanya di jam-jam rawan macet di sini," terangnya.

Pantauan beritajakarta.com, dengan ditambahkan pembatas dan adanya aparat kelurahan di titik tersebut tidak ada satu pun motor yang melawan arah. Bahkan dengan adanya penjagaan tersebut, arus lalu lintas lebih lancar dibanding hari biasanya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1179 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1154 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye938 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye920 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye842 personBudhi Firmansyah Surapati