You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kawasan KBT Akan Ditata Ulang
photo Nurito - Beritajakarta.id

Kawasan KBT akan Ditata Ulang

Pemerintah Kota Jakarta Timur akan menata ulang Kawasan Kanal Banjir Timur (KBT), dengan mengatur waktu pedagang kaki lima (PKL) berjualan.

Waktu berjualan PKL akan diatur

Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Timur, Eka Darmawan mengatakan, penjadwalan waktu berjualan PKL dilakukan di karena banyak pedagang dari luar wilayah yang membuka lapak di kawasan KBT. Saat ini ada sekitar 1.000 lebih PKL yang berjualan di kawasan ini.

"Dari sekitar 1.000 PKL yang ada di KBT, akan kita  atur jam operasionalnya. Kapan mereka boleh berjualan di sana. Pengaturannya waktunya kita bahas di rapat internal tingkat kota," ungkap Eka, Selasa (15/11).

Pembangunan Saluran Air Jl Pendidikan Rampung

Eka memaparkan, kawasan KBT ini dibagi dalam tiga zona, yaitu zona hijau, kuning dan merah. 

Untuk zona merah tidak bisa dilakukan kegiatan berjualan, seperti di jembatan atau di titik lainnya. Namun, tempat ini bisa digunakan untuk olahraga warga, seperti joging, sepeda dan lainnya.

Kemudian untuk zona kuning, masih bisa digunakan untuk berjualan namun waktunya terbatas. Sedangkan zona hijau merupakan kawasan steril pedagang  dan hanya bisa digunakan untuk aktivitas warga.

"Penataan akan melibatkan warga sekitar, agar hasilnya bisa lebih maksimal," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye4967 personNurito
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2995 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1795 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1783 personDessy Suciati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1746 personNurito