You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembangunan Kantor TPU Pondok Ranggon Capai 50 Persen
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pembangunan Kantor TPU Pondok Ranggon Capai 50 Persen

Pembangunan kantor pengelola Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, saat ini sudah mencapai 50 persen. Ditargetkan, Desember mendatang sudah rampung 100 persen.

Ditarget rampung Desember

Kasi Jalur Hijau dan Pemakaman Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Atang Setiawan mengatakan,  kantor pengelola TPU ini  dibangun baru atau direhab total lantaran kondisi bangunan lama sudah rusak parah. Bagian atapnya banyak berlubang, lantai bergelombang dan temboknya juga rusak. Sehingga terlihat kesan kumuh dan rawan ambruk.

"Proses pembangunan terus dikebut dan targetnya rampung Desember nanti," kata Atang, Kamis (17/11).

Pemkab Matangkan Rencana Pembangunan Gelanggang Olahraga Pulau Karya

Menurutnya, saat ini progres pembangunan kantor pengelola sudah mulai tahap pemasangan baja ringan untuk atapnya. Kemudian pemasangan keramik, perapihan dinding tembok dan sebagainya.

Selama proses rehab total, jelas Atang, kantor pengelola untuk sementara berkantor di lahan parkir. Di lokasi tersebut disiapkan satu unit kontainer yang telah dimodifikasi dan dijadikan kantor untuk sementara.

"Walau kantornya di kontainer namun layanan berjalan normal, tidak terganggu," ungkap Atang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5133 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1828 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1769 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1632 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1544 personAnita Karyati