You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 12,45 Kilogram Sayur Dipanen di RW 10 Kebon Kacang
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

12,45 Kilogram Sayuran Hasil Urban Farming Dipanen di RW 10 Kebon Kacang

Sebanyak 12,45 kilogram sayuran hasil pertanian perkotaan (urban farming) dipanen di lingkungan RW 10, Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Total ada 12,45 kilogram sayur hidroponik 

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat, Penty Yunesi Pudyastuti mengatakan, 12,45 kilogram sayuran ini dipanen dari 72 lubang di atas lahan seluas 8x7 meter.

"12,45 kilogram sayuran yang dipanen terdiri dari 8,45 kilogram pakcoy dan empat kilogram samhong," ujarnya, Jumat (13/1). 

14 Kilogram Sayuran Dipanen di RW 01 Cideng

Lurah Kebon Kacang, Nani Suryani menjelaskan, sebagian dari sayuran pakcoy dan samhong yang dipanen akan dibagikan ke warga. Sementara sisanya, dijual seharga Rp 10 ribu per 300 gram.

"Hasil penjualan untuk membeli bibit dan mengisi rak hidroponik," katanya.

Ketua RW 10, Kebon Kacang, Andi Awaludin merasa sangat senang atas dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kepada warga di wilayahnya yang menggeluti urban farming.

"Urban farming ini sangat membantu warga belajar bercocok tanam di lahan terbatas. Kami juga banyak belajar jenis-jenis penyakit pada tanaman," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7662 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5458 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1603 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1434 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1313 personFakhrizal Fakhri