You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Marullah Kunjungi Gedung Kesenian Jakarta
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Marullah Kunjungi Gedung Kesenian Jakarta

Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata DKI Jakarta, Marullah Matali melakukan kunjungan ke Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) di Jalan Gedung Kesenian, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. 

Saya lapor ke pimpinan kemarin untuk melakukan kunjungan pendahuluan

Setibanya d GKJ, pukul 09.40 WIB, Marullah yang didampingi Asisten Deputi Bidang Budaya DKI Jakarta, Muhammad Mawardi dan Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud), Iwan Henry Wardhana langsung melihat kondisi terbaru ruangan dan panggung utama gedung. 

Usai melihat-lihat kondisi bangunan, Marullah beserta jajaran juga disuguhkan penampilan perdana dari musisi Dwiki Dharmawan dan Ita Purnamasari. Penampilan ini sekaligus untuk menilai secara teknis suara dari sound system, kekedapan suara hingga lighting panggung GKJ.

Disbud DKI Jakarta Terbitkan Rekomendasi Pemugaran Gedung Filateli Sebagai Ruang Kreatif Anak Muda

Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata, Marullah Matali mengaku bangga dengan direvitalisasinya GKJ yang menjadi salah satu gedung kesenian bersejarah di DKI Jakarta. 

"Saya lapor ke pimpinan kemarin untuk melakukan kunjungan pendahuluan. Hasil dari sini kita akan sampaikan ke pimpinan," katanya, Jumat (20/1). 

Marullah juga mengapresiasi para musisi yang telah melakukan pengecekan langsung sound system sekaligus memberikan saran kepada Pemprov DKI Jakarta terkait apa saja yang harus dibenahi kembali.  

"Itu tidak hanya masukan, tapi testimoni yang positif dan membangun. Gedung ini sangat representatif sekali," imbuhnya. 

Di tempat yang sama, Dwiki Dharmawan merasa kagum DKI Jakarta memiliki gedung yang sangat bagus sekaligus nilai sejarah. 

"Gedung ini terbaik untuk pertunjukan akustik serta konser jazz. Di sini butuh tangan-tangan profesional untuk membantu pengembangan teknisnya supaya pengaturan suaranya pas," ucapnya.

Kepala Disbud DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana menambahkan, revitalisasi GKJ telah dilakukan sejak Agustus hingga Desember 2022 lalu. Saat ini kondisi gedung masih dalam masa retensi dari pihak ketiga sebelum diserahterimakan ke Pemprov DKI Jakarta.

"Revitalisasi ini menghabiskan anggaran sebesar Rp 12 miliar dari APBD DKI Jakarta. Revitalisasi meliputi perbaikan atap, kualitas ruangan pendingin, kualitas suara dan lainnya," terangnya.

Iwan menambahkan, karena masuk kategori cagar budaya, gedung yang dahulunya dikenal dengan nama Theater Schouwburg (1821) ini direvitalisasi dengan prinsip kehati-hatian.

Di mana pihaknya harus mendapatkan rekomendasi terlebih dahulu dari Tim Ahli Cagar Budaya terkait pemugaran, saran-saran hingga rekomendasi teknisnya. 

"Ada batasan yang boleh dilakukan dan tidak. Sehingga kita harus dipastikan tidak ada pelanggaran atau kesalahan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7682 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5659 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1628 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1444 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1324 personFakhrizal Fakhri