You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
4.324 Pohon Telah Ditanam di Kecamatan Gropet
photo Doc - Beritajakarta.id

Dukung Penataan Wilayah, 4.324 Pohon Sudah di Tanam di Gropet

Kecamatan Grogol Petamburan (Gropet) telah melakukan penanaman sebanyak 4.324 pohon terhitung sejak Januari hingga 22 Februari 2023. Program penanaman pohon ini merupakan bentuk dukungan terhadap penataan wilayah yang digencarkan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.

Kami masih akan terus melakukan penanaman pohon

Plt Camat Grogol Petamburan, Joko Mulyono mengatakan, penanaman ribuan pohon tersebut tersebar di tujuh kelurahan yang ada di Kecamatan Grogol Petamburan yakni, Tomang, Tanjung Duren Utara, Tanjung Duren Selatan, Wijaya Kusuma, Grogol, Jelambar, dan Jelambar Barat.

“Hingga kini kami sudah menanam sebanyak 4.324 pohon pelindung dan produktif,” ujar Joko, Jumat (24/2).

Kelurahan Duren Tiga Terus Gencarkan Program Penanaman Pohon

Ditambahkan Joko, Rincian ribuan pohon yang telah ditanam tersebut terdiri dari 3.718 pohon pelindung seperti angsana, ketapang, mahoni, dan tabebuya. Kemudian 606 pohon produktif seperti mangga, jambu air, belimbing, cabai, terung, dan lain sebagainya.

“Kami masih akan terus melakukan penanaman pohon agar wilayah Kecamatan Grogol Petamburan menjadi lebih asri dan hijau, sekaligus terciptanya ketahanan pangan masyarakat,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6842 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5675 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3223 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2123 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1891 personAnita Karyati