You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengawasan Produk Kadaluarsa dan Miras Pulau Harapan
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Razia Miras dan Produk Kedaluwarsa Digelar di Pulau Harapan

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kepulauan Seribu menggelar razia minuman keras (miras) berikut produk makanan dan minuman kedaluwarsa pada dua toko di wilayah Pulau Harapan.

Pada dasarnya kami ingin memberikan perlindungan dan rasa aman

Kasatpol PP Kepulauan Seribu Utara, Edi Syahrudi mengatakan, razia dilakukan untuk memastikan tidak ada penjualan miras, petasan dan peredaran makanan minuman yang tidak memenuhi syarat kesehatan.

"Pada dasarnya kami ingin memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat," ujarnya, Selasa (4/4).

190 Personel Gabungan Patroli Kamtibmas di Rorotan

Edi menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan, pihaknya tidak menemukan peredaran miras berikut makanan maupun minuman yang kedaluwarsa atau memiliki kemasan rusak.

"Kami mengerahkan 10 personel. Hari ini baru dua warung yang kami periksa dan hasilnya nihil. Kegiatan ini akan kita lanjutkan di pulau lainnya," katanya.

Hamdan (52), warga RW 01 Pulau Harapan sekaligus pemilik warung mengaku, tidak menjual miras dan selalu memisahkan barang berkemasan rusak atau mendekati tanggal kedaluwarsa agar dikembalikan kepada distributor.

"Selama ini kondisi produk selalu aman. Karena jika ada produk yang rusak atau kedaluwarsa saya akan langsung komplain dan mengembalikan ke distributor," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29388 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2147 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1203 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye956 personFakhrizal Fakhri
  5. Pramono Pastikan Perawatan Puluhan Siswa Korban MBG Tertangani Baik

    access_time04-04-2026 remove_red_eye910 personDessy Suciati