You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jalan Palmerah Selatan Kembali Marak PKL
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Jalan Palmerah Selatan Kembali Marak PKL

Meski telah berulangkali ditertibkan, namun puluhan pedagang kaki lima (PKL) tetap nekat menggelar dagangannya di Jalan Palmerah Selatan, Kelurahan Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Selain mengganggu lalu lintas, keberadaan PKL juga membuat kondisi jalan menjadi licin dan berbau amis

Selain membuat semrawut tata kota, keberadaan PKL yang didominasi pedagang buah serta sayuran ini kerap menimbulkan kemacetan, terutama pada pagi dan sore hari. Mereka menempati satu lajur badan jalan.

Selain itu, di sisi luar Pasar Palmerah juga banyak terparkir gerobak PKL. Dari tiga lajur jalan, pengendara hanya bisa melintas satu lajur saja.

Jalan Raya Kebayoran Lama Marak PKL

"Selain mengganggu lalu lintas, keberadaan PKL juga membuat kondisi jalan menjadi licin dan berbau amis," keluh Sophian (32), warga Kelurahan Gelora, Selasa (7/7).

Terkait hal tersebut, Camat Tanah Abang, Hidayatullah mengatakan pengawasan PKL di Jalan Palmerah Selatan tersebut tetap dilakukan. Namun sejauh ini masih difokuskan berjaga dan penindakan di kawasan Pasar Tanah Abang.

"Kita rencanakan nanti sehabis Lebaran baru melakukan penindakan di sana," ujar Hidayatullah.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29654 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11713 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye6905 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye4045 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1819 personAldi Geri Lumban Tobing