You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Penertiban Kabel Udara di Pondok Bambu Terus Berlanjut
photo Istimewa - Beritajakarta.id

2,1 Kilometer Kabel Udara di Pondok Bambu Dipotong

Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur kembali melakukan pemotongan kabel udara di Jalan Raya Pahlawan Revolusi, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Hari ini, sebanyak 2,1 kilometer kabel udara berhasil ditertibkan.

Membuat estetika kawasan meningkat

Kepala Seksi Prasarana Jaringan Utilitas Kota dan Penerang Jalan Umum (PJUK dan PJU) Sudin Bina Marga Jakarta Timur, Yanuar mengatakan, penertiban kabel udara ini dilakukan karena sudah tersedianya jaringan utilitas bawah tanah.

"Kita ingin utilitas di simpang Jalan Pahlawan Revolusi dan Jalan Pondok Bambu Batas tidak semrawut. Untuk itu, kita minta 21 provider memindahkan jaringan utilitasnya ke tempat yang sudah disediakan," ujarnya, Jumat (7/7).

Penataan Lingkungan Permukiman di Jaktim Sasar 78 RW

Ia menambahkan, dalam penertiban tersebut, Suku Dinas Bina Marga turut dibantu dan didukung unsur terkait seperti, Asosiasi Pengusaha Jasa Layanan Telekomunikasi (Apjatel) hingga petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

"Kita ingin Jakarta semakin indah, nyaman dan rapi," terangnya.

Sementara itu, Lurah Pondok Bambu, Achmad Ruslan mengapresiasi pemotongan kabel udara yang dilakukan di wilayah kerjanya.

"Adanya penertiban ini membuat estetika kawasan meningkat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1350 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1203 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye992 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye962 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye785 personFakhrizal Fakhri
close