You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Anwar Pimpin Penanaman Pohon di Kolong Tol Becakayu
photo Mochamad Tresna Suheryanto - Beritajakarta.id

Anwar Pimpin Penanaman Pohon di Kolong Tol Becakayu

Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar, memimpin penanaman pohon di kolong tol Becakayu, Jalan Laksamana Malahayati, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jumat (1/9). Tercatat ada 70 pohon jenis Tabebuya dan Ketapang Kencana bantuan dari CSR yang ditanam di lokasi tersebut.

Dalam rangka mengurangi polusi udara di wilayah Jakarta

Dalam giat ini, Anwar didampingi Asisten Ekbang Jaakrta Timur Kusmanto, Kasudin Pertamanan dan Hutan Kota Djauhar Arifin, Kasudin KPKP Ali Nurdin, Plt Camat Duren Sawit Muktar dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Menurut Anwar, penanaman pohon ini sebagai salah satu upaya meminimalisir polusi udara dan efek pemanasan global. Dipilihnya pohon jenis Tabebuya dan Ketapang kencana karena dua jenis pohon ini dianggap mampu menyerap polusi udara.

60 Pohon Produktif Ditanam di Waduk Rawa Minyak

"Penanaman pohon ini dalam rangka mengurangi polusi udara di wilayah Jakarta," kata Anwar.

Selanjutnya, ia meminta lurah dan camat untuk membantu menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam. Jika ada yang mati satu, tegasnya, maka harus diganti 10 pohon.

"Karena masalah ini harus ditangani bersama-sama dan ada tanggungjawab untuk merawatnya," tegas Anwar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7652 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5355 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1591 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1426 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1301 personFakhrizal Fakhri