You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pasca Lebaran, 315 PKL Asemka Direlokasi
photo Doc - Beritajakarta.id

Pasca Lebaran, 315 PKL Asemka Direlokasi

Sebanyak 315 pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Pagi, Asemka, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, dalam waktu dekat akan direlokasi ke dua pasar tradisional milik PD Pasar Jaya. 

Setelah Lebaran ini, 315 PKL tersebut segera kami pindahkan

Ke dua pasar tempat penampungan 315 PKL tersebut adalah, Pasar Perniagaan dan Pasar Mitra di Jembatan Lima. Relokasi ini merupakan salah satu upaya Pemprov DKI Jakarta untuk mewujudkan lingkungan kota yang tertib dan ramah lingkungan.

200 PKL di Asemka Segera Direlokasi

"Di Pasar Perniagaan, jumlah kios kosong mencapai 600 unit. Setelah Lebaran ini, 315 PKL tersebut segera kami pindahkan," kata Slamet Widodo, Kepala Suku Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Barat, Senin (20/7).

Slamet mengatakan, jumlah PKL saat ini sudah mulai bertambah. Padahal, sebelumnya jumlah PKL yang akan direlokasi di dua lokasi tersebut hanya sekitar 200 pedagang saja.

"Jumlah PKL yang akan direlokasi bertambah menjadi 315. Tapi, kami tidak khawatir," ujar Slamet.

Slamet menjelaskan, sebelum direlokasi pihaknya akan melakukan pendataan terlebih dahulu. Setelah itu pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan pihak terkait untuk selanjutnya sosialisasi ke pedagang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6784 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6150 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1399 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1276 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1271 personAnita Karyati