You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tim TMC BMKG Terus Lakukan Rekayasa Hujan
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

BMKG Terus Lakukan Teknik Modifikasi Cuaca

Sebagian wilayah di Jakarta Selatan dilaporkan mengalami hujan pada Minggu (17/9) siang.

BMKG mencatat terjadi hujan

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto membenarkan, hujan yang terjadi pada hari Minggu (17/9) siang merupakan penerapan Teknik Modifikasi Cuaca (TMC).

"BMKG mencatat terjadi hujan di Ciganjur 2.4mm, Katulampa 4.6mm, Bendung Ciawi 5.4mm, dan Lebak 4.4mm," ujar Guswanto, dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/9).

Jaksel dan Jaktim Berpotensi Hujan pada Sore dan Malam Hari

Ia memaparkan, teknik, TMC di Jabodetabek menggunakan metode penyemaian awan dengan garam serta water mist spraying atau penyemprotan air dengan ketinggian tertentu dari pesawat dimulai dari Lanud Halim Perdanakusumah.

Sementara Kepala Pelaksana Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji menjelaskan, tim TMC BMKG telah melakukan semai awan menggunakan larutan CaCl2 pada tanggal 16 September di wilayah Depok dan Tangerang Selatan dengan total larutan CaCl2 sebanyak 1.500 liter.

"Teknik Modifikasi Cuaca (TMC) akan terus dilakukan hingga tanggal 20 September disebabkan terlihat adanya potensi pertumbuhan awan hujan yang cukup di wilayah Jabodetabek," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1819 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1387 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1062 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1052 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye969 personAnita Karyati