You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
18 Pohon Dipapas di Lima Kecamatan di Jakbar
photo Istimewa - Beritajakarta.id

18 Pohon Pelindung di Jakbar Dipangkas

Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Barat melakukan pemangkasan 18 pohon pelindung di lima kecamatan.

memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat

Kepala Sudin Tamhut Jakarta Barat, Romy Sidharta menuturkan, pemangkasan pohon yang dilakukan merupakan kegiatan rutin terhadap pohon yang kondisinya sudah tinggi dan rimbun. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi pohon sempal maupun tumbang.

“Hari ini hasil monitoring petugas di lapangan kami melakukan pemangkasan 18 pohon yang tersebar di lima kecamatan,” ujar Romy, Jumat (13/10).

Delapan Pohon Dipangkas di Jakpus

Belasan pohon yang dipangkas di antaranya terdiri dari jenis pohon mangga, angsana, sawit, dan beringin. Pohon-pohon tersebut dipangkas di bantaran Kali Krendang dan Jalan Bandengan Utara III (Kecamatan Tambora), kemudian di Jalan Raya Kebon Jeruk, dan Kali Sekretaris (Kebon Jeruk).

Selanjutnya, di Jalan Mangga Besar (Taman Sari), Jalan Tanjung Duren Utara III dan Jalan Tubagus Angke (Grogol Petamburan), serta di Jalan Teknologi III dan Jalan H Kelik (Kembangan).

“Dengan pemangkasan yang dilakukan akan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6766 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5667 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2909 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2111 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1879 personAnita Karyati