You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
11.243 Kendaraan Terjaring Operasi Lintas Jaya di Jaktim
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Operasi Lintas Jaya di Jaktim Tindak 11.243 Pelanggar

Sebanyak 11.243 kendaraan terjaring dalam Operasi Lintas Jaya yang digelar di sejumlah lokasi di Jakarta Timur, sejak 1 Januari hingga 18 Oktober kemarin

Sepanjang Januari hingga 18 Oktober 

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Suku Dinas Perhubungan Kota Jakarta Timur, Riki Erwinda menjabarkan, dari 11.243 kendaraan yang ditindak itu pihaknya memberi sanksi BAP tilang kepada 2.753 kendaraan.

Kemudian, sanksi setop operasi 1.027 kendaraan, BAP polisi 934, cabut pentil (OCP) sepeda motor ada 586, OCP kendaraan roda tiga ada 595, OCP mobil ada 45 , serta 697 sepeda motor lawan arus ditilang.

Sisi Selatan Bahu Jalan Laksamana Malahayati Ditutup Beton MCB

Selanjutnya yang dikenai sanksi derek ada 3.183 kendaraan dan jaring angkut 1.423 sepeda motor.

"Operasi ini dilakukan setiap hari kerja dengan melibatkan 35 personel gabungan," ujar Riki, Kamis (19/10).

Selama operasi ini, jelas Riki, pihaknya dibantu petugas Satwil Lantas, Garnisun dan POM TNI.

"Semoga sanksi yang diberikan bisa memberi efek jera, sehingga  tercipta tertib berlalulintas di Jakarta Timur," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2854 personAnita Karyati
  2. Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

    access_time20-10-2026 remove_red_eye1665 personAnita Karyati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1621 personNurito
  4. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1612 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1604 personDessy Suciati