You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PT KBN Bakal Pasang Alat Pemantau Udara Digital di Kawasan Cakung dan Marunda
photo Istimewa - Beritajakarta.id

PT KBN Bakal Pasang Alat Pemantau Udara Digital

PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) berkomitmen untuk bergerak searah pembangunan kota hijau di Jakarta. Salah satunya dengan mengoperasikan Alat Pemantau Udara Digital (Air Quality Monitoring System) di Kawasan Cakung dan Marunda.

Tahun ini pasang satu

Direktur Operasi PT KBN, Satrio Witjaksono mengatakan, satu unit alat pemantau udara digital akan dioperasikan di Kawasan Cakung. Rencananya, dua unit akan menyusul dioperasikan pada tahun 2024 mendatang.

"Tahun ini pasang satu, tahun depan dua unit sehingga kami bisa ikut memantau kondisi udara di kawasan KBN," ujar Satrio, Jumat (27/10).

KBN Beri Penghargaan Investor yang Terapkan Proses Bisnis Sesuai Aturan

Satrio menjelaskan, alat pemantau udara digital tersebut dilengkapi sensor yang secara terus menerus melakukan sampling kemudian memindai dan datanya akan dikirimkan ke user melalui segala macam jenis jaringan seperti, Global System for Mobile Communication (GSM), wifi atau eternet.

“Kita sedang memasuki teknologi IoT sesuai komitmen KBN mewujudkan digital industry. Ini salah satu perangkat yang bisa kita koneksikan dan bisa dimonitor dari command center kita,” kata Satrio.

Satrio mengatakan, hasil pemantauan lingkungan udara dilaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta setiap enam bulan.

"Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta juga meminta kalau sudah terpasang dikoneksikan ke mereka sehingga mereka bisa pantau juga," ucap Satrio.

Hal senada disampaikan Vice President Health, Safety, Security and Environment (HSSE) PT KBN, Indra Dwiyanto. Dia mengatakan, pemasangan alat pemantau udara digital ini merupakan salah satu komitmen KBN sebagai kawasan yang berwawasan lingkungan dan juga memiliki tujuan sebagai kawasan yang smart and green.

“Kita berupaya untuk dapat mengendalikan lingkungan terutama mengatasi masalah polusi udara. PT KBN dalam mengimplementasikan itu adalah mencoba untuk dapat memonitor kondisi udara di dalam kawasan KBN sendiri,” urai Indra.

Indra menambahkan, alat pemantau udara digital akan dipasang di sejumlah titik kawasan Cakung dan Marunda untuk menangkap serta mengukur kondisi udara di kedua kawasan tersebut.

“Akan dipasang di beberapa titik yang bisa meng-cover seluruh kawasan jadi bisa menggambarkan kondisi kawasan di Cakung. Begitu juga di Marunda karena lebih luas dari Cakung mungkin nanti juga lebih dari satu alat, karena akan mengukur kualitas udara yang ada di kawasan KBN,” tandas Indra.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh 26 Agustus

    access_time24-08-2026 remove_red_eye2147 personDessy Suciati
  2. Lomba Dayung di Pasar Baru Digelar Akhir Agustus

    access_time20-08-2026 remove_red_eye1662 personFolmer
  3. Resmikan RS Toto Tentrem, Pramono Dorong Kerja Sama dengan RSUD Tarakan

    access_time24-08-2026 remove_red_eye1334 personDessy Suciati
  4. LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Siap Diresmikan 26 Agustus

    access_time22-08-2026 remove_red_eye1234 personDessy Suciati
  5. Asyik, Sekarang Ada Bioskop Mini di Rusun Pasar Rumput

    access_time24-08-2026 remove_red_eye948 personBudhi Firmansyah Surapati