You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kebakaran di Balekambang Diduga Akibat Arus Pendek Listrik
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran di Balekembang

Korsleting listrik diduga memicu terbakarnya satu toko bangunan di Jalan Gardu No 2A RT 009/03 Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (2/1).

Api dipadamkan satu jam setelah kejadian,

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 10.26 ini berawal dari lantai dua kamar karyawan. Kemudian api merembet ke area lainnya.

"Diduga api berasal dari kamar karyawan lantai dua. Diduga kebakaran terjadi akibat arus pendek listrik," ujar Gatot.

Gulkarmat Jaktim Evakuasi Orang Meninggal di Lantai Dua Rumahnya

Menurutnya, untuk memadamkan kobaran api ini pihaknya mengerahkan 17 unit mobil pemadam dengan kekuatan 68  personel.

"Api dipadamkan pukul 11.58 atau satu jam setelah kejadian," ungkapnya.

Sebelumnya, pasukan penjinak api Sudin Gulkarmat Jakarta Timur juga berhasil memadamkan kebakaran rumah toko (Ruko) berlantai dua di Jalan Masjid Fathul Ghofur Kelurahan Cibubur, Ciracas, yang terjadi Senin (1/1) sekitar pukul 19.42

Di lokasi ini, petugas butuh waktu sekitar satu jam untuk memadamkan api.

"Kami kerahkan 11 unit mobil pemadam dengan 55 personel," ucapnya.  

Disebutkan, tidak ada korban jiwa atau luka dalam dua peristiwa kebakaran ini.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye5434 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Transjakarta Rute Blok M–Bandara Soetta Bakal Dilayani Metrotrans Low Entry

    access_time05-03-2026 remove_red_eye2475 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Buka Mudik Gratis ke Kepulauan Seribu

    access_time05-03-2026 remove_red_eye2244 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Legislator Apresiasi Gang Hijau di Malaka Jaya

    access_time05-03-2026 remove_red_eye1989 personNurito
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1072 personAnita Karyati