You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Personel Gabungan Tangani Pohon Menjuntai di Pondok Ranggon
photo Nurito - Beritajakarta.id

Batang Pohon Bambu Menjuntai ke Jalan di Pondok Ranggon Ditebang

Batang pohon Bambu yang menjuntai ke Jalan   Raya TPU Pondok Ranggon, RT 07/04 Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (4/1), ditebang personel gabungan Satgas Dinas KPKP, Pertamanan dan PPSU.

Mengganggu kendaraan yang melintas

Lurah Pondok Ranggon, Jenuri mengatakan, satu dari tiga kumpulan pohon Bambu di area lahan milik Tempat Kumpul Kreatif (TKK) Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI tersebut, batangnya menjuntai ke jalan hingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

"Bagian ujung batang pohon seluruhnya menjuntai ke jalan. Sehingga mengganggu kendaraan yang melintas karena terhalang batang pohon tersebut," kata Jenuri.

500 Calon Anggota KPPS Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RPTRA Garuda

Menurutnya, seluruh batang pohon Bambu yang berjumlah sekitar 50 pohon ini ditebang menggunakan gergaji mesin. Karena sebagian akarnya sudah terangkat ke permukaan tanah.

Kepala TPU Pondok Ranggon Marton Sinaga berharap, kumpulan pohon Bambu yang masing-masing berisi 50 pohon itu  kondisinya sudah miring  dan rawan tumbang.

"Kita berharap dua kumpulan pohon yang menjuntai juga ditebang karena membahayakan pengendara," ujar Marton.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

    access_time03-08-2026 remove_red_eye1234 personTiyo Surya Sakti
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1084 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1075 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Kepulauan Seribu Raih Peringkat Pertama Aktivasi IKD Terbaik Nasional

    access_time03-08-2026 remove_red_eye1066 personAnita Karyati
  5. Konservasi Pulau Sabira Perkuat Ekosistem Laut dan Kesejahteraan Nelayan

    access_time03-08-2026 remove_red_eye1044 personAnita Karyati