You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengurasan Saluran Air di RW 06 Mester Rampung
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pengurasan Saluran di RW 06 Bali Mester Rampung

Pengurasan saluran sepanjang 50 meter di Jalan Raya Jatinegara Barat RT 01/06  Kelurahan Bali Mester, Jatinegara, Jakarta Timur, rampung, Selasa (16/1) hari ini. Ini tindak lanjut usulan warga lantaran air di saluran ini sering meluap saat hujan deras.

Banyak sedimentasi dan sampah yang menyumbat

Kasatpel Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Jatinegara, Robi Triawan mengatakan, pengurasan tujuh anggota Satgas SDA dibantu PPSU kelurahan dilakukan sejak Jumat (12/1) pekan lalu.

"Saluran ini tidak berfungsi maksimal karena banyak sedimentasi dan sampah yang menyumbat," katanya.

Saluran Air Jl H Naman Pondok Kelapa Dikuras

Dijelaskan Robi, pengurasan saluran dilakukan mulai dari pintu keluar pasar Jatinegara sisi barat menuju ke Jalan Raya Jatinegara Barat.

Ketua RW 06 Bali Mester, Sukardi mengungkapkan, saat hujan deras air di saluran ini meluap ke jalan. Bahkan lempengan beton penutup U-Ditch turut bergeser lantaran derasnya debit air.

"Makanya kita minta bantuan kelurahan untuk dilakukan penanganan bersama Satgas SDA," papar Sukardi.

Dia mengapresiasi jajaran kelurahan dan Satpel SDA Kecamatan Jatinegara, karena cepat merespon aspirasi masyarakat untuk membersihkan saluran.

 

"Kini saluran sudah berfungsi normal," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5289 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1849 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1783 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1776 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1582 personAnita Karyati