You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
72.354 APK Pemilu 2024 di Jakpus Ditertibkan
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

72.354 APK Pemilu di Jakpus Telah Diturunkan

Sejak Minggu (11/2) hingga Selasa (13/2), Satpol PP Jakarta Pusat telah menurunkan 72.354 alat peraga kampanye (APK) Pemilu 2024.

Secara umum kegiatan berjalan baik

Kepala Seksi Penyidikan Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan Operasional Satpol PP Jakarta Pusat, Ildan Adi Bayu mengatakan, dari total 72.354 APK yang ditertibkan itu sebanyak 29.988 di antaranya merupakan jenis bendera.Kemudian 19.605 banner, 12.797 spanduk, 5.278 pamflet atau stiker, 4.231 baliho dan jensi lainnya.

55.000 APK Pemilu Sudah Diturunkan di Jakpus

"APK itu seluruhnya langsung dibawa ke Gudang Satpol PP DKI Jakarta di Cakung, " katanya, Sealsa (13/2).

Menurutnya, penertiban APK itu dilaksanakan secara bertahap di delapan kecamatan, mulai dari jalan protokol hingga permukiman warga.

"Secara umum kegiatan berjalan baik," tegasnya.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Pusat, Christian Nelson Pankey menambahkan, penertiban terhadap APK sudah sesuai aturan dan telah dilaksanakan secara menyeluruh. Kalaupun masih ada APK yang tertinggal, menurutnya hanya bersifat minor saja.

"Mungkin tinggal stiker di tiang listrik. Terkait itu diserahkan langsung ke petugas TPS untuk merapikan dan membersihkan bersama Satpol PP di lapangan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3260 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2118 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye789 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye780 personDessy Suciati
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye723 personDessy Suciati