You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Dua Penyu Sisik Biang dan Puluhan Tukik Dilepaskan di Pantai Pulau Pramuka
photo Suparni - Beritajakarta.id

Puluhan Tukik Dilepasliarkan di Pulau Pramuka

Puluhan tukik (anak penyu) dan dua penyu sisik dewasa dilepasliarkan di Taman Nasional Pulau Pramuka, Kamis (6/8). 

Ini sebagai upaya perlindungan dan pengembangbiakan secara alami terhadap satwa penyu di Pulau Seribu

Kepala Seksi Wilayah III Taman Nasional Pulau Pramuka, Untung Suripto mengatakan, kegiatan tersebut untuk menegakkan PP No 7/99 tentang pengawetan jenis tumbuhan dan satwa, yang dilindungi oleh UU No.5/90 tentang konservasi SDA.

"Ini sebagai upaya perlindungan dan pengembangbiakan secara alami terhadap satwa penyu di Pulau Seribu," ujar Untung.

Monyet Hasil Razia Akan Dilepasliarkan ke Hutan

Menurut Ungtung, di Pulau Seribu ini memiliki dua jenis penyu, masing-masing penyu sisik dan penyu hijau.

"Yang bertelor di hampir seluruh pulau berpasir di Pulau Seribu hanya jenis sisik, kalau penyu hijau hanya transit saja di Pulau Seribu," terangnya.

Di Taman Nasional Pulau Pramuka juga memiliki tempat observasi dan pengembangbiakan penyu sisik, yang akan di lepasliarkan setiap kali telor telah menetas.

Pelepasliaran penyu selain untuk kebutuhan pengembangbiakan dan observasi juga untuk edukasi ekologi bagi tamu atau wisatawan yang ingin berpartisipasi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye5909 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5585 personNurito
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye2059 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2017 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1786 personAnita Karyati