You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Enam Bulan, 840 HPR Telah Disterilisasi di Jakbar
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Sudin KPKP Jakbar Berhasil Sterilisasi 840 Kucing dan Anjing

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Barat berhasil mensterilisasi 840 ekor kucing dan anjing selama periode Januari - Juni 2024. Sterilisasi dilakukan untuk mengontrol populasi kedua jenis hewan tersebut.

"Sterilisasi ini sebagai upaya untuk mengontrol populasi kucing dan anjing,"

Kepala Sudin KPKP Jakarta Barat, Novy C Palit merinci, 840 ekor kucing dan anjing yang berhasil disterilisasi terdiri dari, 130 ekor kucing pada bulan Januari, 74 ekor kucing pada bulan Februari, 368 ekor kucing pada bulan Maret, 23 ekor anjing pada bulan April, dan 245 ekor kucing pada bulan Juni.

“Sterilisasi ini sebagai upaya untuk mengontrol populasi kucing dan anjing,” ujar Novy, Jumat (19/7).

Sudin KPKP Jaksel Sterilisasi 25 Kucing Liar dari Dua Pasar

Dikatakan Novy, dalam menjalankan sterilisasi, pihaknya bekerja sama dengan Lets Adopt Indonesia, Pusyankeswannak Provinsi DKI Jakarta, Animal Defenders Indonesia, JAAN Domestik dan PDHI Cabang DKI Jakarta sebagai pelaksana.

"Sterilisasi akan terus dilakukan dalam rangka mengendalikan populasi khususnya kucing liar. Selain itu juga upaya pencegahan rabies dan mempertahankan DKI Jakarta sebagai kota bebas rabies sejak tahun 2004,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin LH Jaksel Buat 345 Lubang Biopori Jumbo dan 40 Teba Modern

    access_time21-05-2026 remove_red_eye2064 personTiyo Surya Sakti
  2. Pramono Dorong Target Net Zero Emission

    access_time22-05-2026 remove_red_eye1486 personDessy Suciati
  3. SMKN 46 Jakarta Adakan Job dan Edu Fair 2026

    access_time21-05-2026 remove_red_eye1244 personNurito
  4. Komisi A Tekankan Perencanaan APBD Disusun Akurat

    access_time21-05-2026 remove_red_eye1126 personFakhrizal Fakhri
  5. Posisi Gubernur Pramono di C40 Cities Perkuat Program Iklim DKI

    access_time22-05-2026 remove_red_eye1089 personFakhrizal Fakhri