You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kebakaran di Klender Berhasil Dipadamkan Petugas
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran di Klender

Korsleting listrik diduga jadi pemicu terbakarnya dua rumah warga di Jalan Musholla Assa'adah, RT 06/10 Kelurahan Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur , Senin (16/9) sekitar pukul 08.52.

"Kami kerahkan 10 unit mobil pemadam dengan 50 personel"

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid menuturkan, dari informasi di lapangan diketahui bahwa peristiwa ini diawali penyalaan jaringan listrik di salah rumah warga. Kemudian api membesar dan membakar serta merembet ke bangunan lain.

"Dugaan sementara kebakaran akibat arus pendek listrik," ujar Wahid.

Kebakaran Rumah di Utan Kayu Selatan Berhasil Dipadamkan

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut, berupaya memadamkan kobaran api dengan peralatan sederhana. Namun upaya tersebut tak membuah hasil. Beruntung petugas cepat tiba di lokasi kejadian, sehingga api dapat dilokalisir.

'Kami kerahkan 10 unit mobil pemadam dengan 50 personel untuk mengatasi kebakaran ini," ucap Wahid.

Menurut Wahid, api bisa dipadamkan dalam waktu satu jam setelah kejadian. Dipastikan, tak ada korban jiwa atau luka pada peristiwa ini.

"Kasus kebakaran ini, kini ditangani aparat Kepolisian Sektor Duren Sawit," tandasnya

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5413 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1883 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1845 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1809 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1628 personAnita Karyati