You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Saluran Penghubung Janur Elok Dikeruk
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Saluran Penghubung di Jalan Janur Elok Dikeruk

Pasukan Biru Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara melakukan pengerukan Saluran Penghubung (Phb) di Jalan Janur Elok, RT 03/14, Kelurahan Pegangsaan Dua.

Mencegah genangan

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Kelapa Gading, Slamet Riyanto mengatakan, pengerukan dilakukan untuk menambah daya tampung dan memperlancar aliran air agar bisa meminimalisir terjadinya genangan.

"Pengerukan ini sebagai upaya pemeliharaan, sekaligus menindaklanjuti permintaan pengurus RW setempat," ujarnya, Senin (23/9).

Pengerukan Saluran di Bendungan Melayu Capai 50 Persen

Slamet menjelaskan, saluran penghubung dengan lebar empat meter tersebut akan dikeruk sepanjang 150 meter hingga berkedalaman hingga dua meter.

"Dalam pengerjaan ini kita mengerahkan 10 personel dan satu unit alat berat ekskavator jenis long arm," terangnya.

Ia menambahkan, pengerjaan yang dimulai sejak 16 September 2024 lalu, hingga saat ini sudah mencapai 20 persen. Untuk pengangkutan sedimen lumpur dan sampah setiap harinya dikerahkan lima dump truck berkapasitas lima meter kubik.

"Sedimen lumpur dibuang ke dumping site PLTU Ancol. Tidak ada kendala dalam pengerjaan. Kita targetkan sebelum akhir Oktober pengerukan rampung," bebernya.

Sementara itu, salah seorang warga RW 14 Kelurahan Pegangsaan Dua, Rahayu (27) mengapresiasi dilakukannya pengerukan saluran penghubung diJalan Janur Elok. Sebab, wilayah tersebut sering menjadi langganan banjir saat musim hujan.

"Terima kasih kepada Pasukan Biru Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Kelapa Gading. Pengerukan saluran ini sangat penting. Selain menjadi bersih, daya tampung saluran semakin bertambah dan diharapkan dapat mencegah genangan saat hujan deras," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5313 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1854 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1785 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1784 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1586 personAnita Karyati