You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
7 Petugas PPSU Kelurahan Rambutan Gadungan Dibekuk
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Peras Warga, 7 Petugas PPSU Gadungan Dibekuk

Tujuh orang pemuda yang mengaku sebagai petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur ditangkap petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Dengan dalih untuk membeli makan dan minuman, ketujuh orang yang tidak terdaftar sebagai petugas PPSU tersebut memeras warga.

Ada laporan warga RW 06 sejumlah pemuda yang mengaku petugas PPSU dan meminta imbalan kepada warga atas jasanya melakukan pembersihan

"Ada laporan warga RW 06 sejumlah pemuda yang mengaku petugas PPSU dan meminta imbalan kepada warga atas jasanya melakukan pembersihan. Lalu kita tindaklanjuti langsung," ujar Ruslan Rahim, Lurah Rambutan, Kamis (13/8).

Mendapat laporan tersebut, kemudian Ruslan mengumpulkan jajaran dan juga Satpol PP kelurahan. Lalu mencari pemuda yang dimaksud oleh warga. "Kita kerahkan Satpol PP untuk mencari orang yang dimaksud oleh warga. Setelah sekitar satu jam pencarian, akhirnya kita berhasil menemukannya," ucap Ruslan.

Pungli, Petugas PPSU Langsung Dipecat

Namun tidak mudah bagi Satpol PP menangkap pelaku. Sebab saat melihat kedatangan aparat kelurahan, 7 orang pemuda tanggung itu langsung mencoba melarikan diri. "Begitu melihat kita, mereka mencoba lari. Ada 4 orang yang awanyal tertangkap, dan 3 lainnya berhasil dikejar lalu dibantu warga sampai tertangkap," tuturnya.

Mereka yang tertangkap bernama Rizky, Firdaus, Zulkarnaen, Markus, Wahyu, Ryan dan Muhammad Zulkarnaen. "Rata-rata berusia antara 23 sampai 25 tahun, dan mengaku berasal dari daerah Kali Deres Jakarta Barat. Dari keterangan yang tertangkap ada 2 orang lagi anggota gerombolan mereka yang sering melakukan aksi serupa, kita sedang buru," katanya.

Untuk proses selanjutnya, tambah Ruslan, ia masih akan berkordinasi dengan Walikota Jakarta Timur Bambang Musyawardana. "Saya sudah kordinasikan dengan Pak Wali, rencananya untuk memberi efek jera akan kita bawa ke Polisi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye13266 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11297 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6759 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3623 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1704 personFolmer