You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 399 HPR Divaksinasi di Empat Kelurahan di Jakbar
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Sepekan, 399 HPR di Jakbar Divaksinasi Rabies

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Barat terus menggencarkan vaksinasi Hewan Penyebar Rabies (HPR). Terhitung sejak 1-6 November 2024, sebanyak 399 HPR telah diberikan vaksin rabies.

"Vaksinasi HPR kami gelar dengan sistem jemput bola,"

Kepala Sudin KPKP Jakarta Barat, Novy C Palit menuturkan, pemberian vaksinasi HPR dalam rangka mempertahankan status Kota Jakarta yang tercatat telah bebas rabies sejak tahun 2004.

Novy merinci, dalam vaksinasi yang digelar 1-6 November 2024, sebanyak 399 HPR yang berhasil divaksin berasal dari empat kelurahan yakni Kalideres, Keagungan, Kembangan Utara dan cengkareng Timur. Adapun HPR tersebut terdiri dari kucing, anjing dan kera.

76 HPR di Kelurahan Kebon Baru Divaksinasi Rabies Gratis

“Vaksinasi HPR kami gelar dengan sistem jemput bola untuk memudahkan warga pemilik hewan peliharaan agar tetap sehat,” ujar Novy, Jumat (8/11).

Diungkapkan Novy, vaksinasi dilakukan gratis dan tertuang dalam keputusan Menteri Pertanian Nomor 566/Kpts/PD.640/10/2004 tentang pernyataan Provinsi DKI Jakarta bebas rabies.

“Kami terus berupaya status bebas rabies di wilayah DKI Jakarta tetap terjaga,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1148 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1136 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye895 personAnita Karyati
  4. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye821 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye800 personFakhrizal Fakhri