You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengerukan Lumpur di Jalan RS. Fatmawati Cilandak Tuntas
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Pengerukan Saluran di Jalan RS Fatmawati Raya Segmen Cilandak Barat Tuntas

Satuan Pelaksana (Satpel) Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan sudah menyelesaikan pengerukan sendimen lumpur saluran di Jalan RS Fatmawati Raya, Kelurahan Cilandak Barat. 

Tiap harinya kita kerahkan lima personel

Kepala Satpel SDA Jakarta Selatan, Yansori mengatakan, pengerukan lumpur dilakukan karena sedimen lumpur dan sampah memicu terjadinya pendangkalan hingga air kerap melimpas saat hujan deras mengguyur.

"Jadi dengan hasil monitoring pascagenangan, besoknya kita langsung bergerak cepat mengeruk lumpur di saluran itu," ujarnya, Kamis (2/1). 

SDA Jaktim Keruk Lumpur di 24 Lokasi

Yansori menjelaskan, pengerukan sendimen lumpur berketebalan sekitar 40 sentimeter dilakukan sepanjang 100 meter.

"Tiap harinya kita kerahkan lima personel. Rata-rata 20-30 karung lumpur berhasil diangkat setiap harinya," terangnya.

"Daya tampung saluran sudah bertambah. Tinggal kita jaga juga akan saluran tetap bersih," terangnya.

Sementara itu, salah seorang warga sekitar, Zainal (41) mengapresiasi tindakan cepat yang dilakukan SDA dalam mengatasi genangan di lokasi ini. 

"Semoga saja nantinya saat turun hujan dengan intensitas tinggi di sini sudah tidak ada lagi genangan yang berarti," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye1861 personAnita Karyati
  2. Peresmian LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Dijadwal Ulang

    access_time26-08-2026 remove_red_eye831 personDessy Suciati
  3. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye747 personDessy Suciati
  4. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye712 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Regulasi Turunan UU DKJ Diharapkan Rampung Sebelum Keppres IKN

    access_time28-08-2026 remove_red_eye690 personFakhrizal Fakhri