You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengembangan Koperasi Terkendala Modal dan SDM
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Pengembangan Koperasi Terkendala Modal dan SDM

Pengembangan koperasi di Jakarta hingga kini masih terkendala soal pemodalan produk dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya Koperasi Masyarakat (Kopmas).

Kami sangat menyambut baik wacana sinergitas Koperasi oleh Pak Wagub, karena hal itu akan sangat menguntungkan kita khususnya dalam pengembangan dan pembinaan SDM

Kadis Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta, Irwandi menjelaskan, saat ini ada sekitar tujuh ribu koperasi di Jakarta, baik Koperasi Pegawai maupun Koperasi Masyarakat. Untuk Koperasi Masyarakat, katanya, masih butuh pembinaan karena kesejahteraan pengurusnya mash belum merata.

"Kami terus melakukan pembinaan terhadap SDM koperasi, khususnya Koperasi Masyarakat," ujar Irwandi, Selasa (18/8). 

Djarot Minta Sinergitas Koperasi DKI dengan Malaka

Irwandi menambahkan, pihaknya mendukung wacana Wagub Djarot Saiful Hidayat yang meminta agar koperasi di Jakarta bersinergi dengan koperasi di Malaysia. Menurut wagub, kerjasama itu bisa enjadi wadah bagi pemasaran produk serta pengembangan SDM koperasi di Jakarta.

    

"Kami sangat menyambut baik wacana sinergitas Koperasi oleh Pak Wagub, karena hal itu akan sangat menguntungkan kita khususnya dalam pengembangan dan pembinaan SDM," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1346 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1195 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye985 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye957 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye781 personFakhrizal Fakhri
close