You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ratusan Personel Gabungan Pemkot Jakbar Ikut Apel Siaga di Kali Mookervart
photo Folmer - Beritajakarta.id

Pemkot Jakbar Terus Intensifkan Pengerukan Kali dan Perbaikan Saluran

Ratusan personel lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Jakarta Barat menggelar Apel Siap Jaga (Siaga) Jakarta di area bantaran Kali Mookervart, Jalan Daan Mogot, Rawa Buaya, Cengkareng, Minggu (23/3).

"terus diintensifkan,"

Acara yang digelar serentak di lima wilayah kota dan Kabupaten Kepulauan Seribu ini dipusatkan di Waduk Pluit dan dipimpin langsung Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.

“Pengerukan endapan lumpur kali di Jakarta terus diintensifkan. Salah satunya di Kali Mookervart, Rawa Buaya, Cengkareng,” ujar Uus Kuswanto, Wali Kota Jakarta Barat, usai mengikuti kegiatan Apel Siaga Jakarta.

Pemprov DKI Siapkan Langkah Strategis untuk Antisipasi Banjir

Uus mengatakan, sebanyak 25 alat berat jenis ekskavator dan 42 dump truck dikerahkan untuk melakukan pengerukan endapan lumpur kali di 10 lokasi di Jakarta Barat.

"Kami berharap dengan pengerahan alat dapat mempercepat proses pengerukan endapan lumpur untuk mengantisipasi terjadinya luapan air pada saat musim hujan tiba," kata Uus.

Selain pengerukan, lanjut Uus Kuswanto, pihaknya juga tengah menggencarkan perbaikan saluran atau tali air dan lanjutan pembuatan turap di Kali Semongol, Kalideres, Jakarta Barat.

"Pembangunan turap di Kali Semongol untuk meminimalisir genangan yang kerap terjadi di dua lokasi yakni Cengkareng Barat dan Tegal Alur," ucapnya.

Sementara, Kepala Sudin SDA Jakarta Barat, Sri Purwanti menuturkan, pihaknya fokus pada pengerukan kali di 10 titik yang tersebar di Kali Semongol, Kali Pesanggrahan,  Kali Mookervart, Kali Angke, Saluran Penghubung Pedongkelan Kapuk dan di belakang TPU Tegal Alur.

“Pengerukan di Kali Mookervart tahap pertama sepanjang 1,04 kilometer dari Jalan Rawa Buaya hingga H Djairi yang akan berlangsung hingga Agustus mendatang dengan target 31.200 meter kubik endapan lumpur diangkut. Selanjutnya kami akan melanjutkan pengerukan tahap kedua di lokasi serupa dari Jalan H Djairi hingga Cengkareng Drain," tuturnya.

Ia optimistis pengerukan endapan lumpur di beberapa kali besar akan menambah volume sehingga muka air dalam kali cepat surut sehingga air dari saluran penghubung bisa masuk ke kali.

"Kami optimistis pengerukan kali atau sungai mampu mengatasi genangan maupun banjir mengingat kapasitas tampung air hujan semakin banyak," tandasnya.

Sekadar diketahui Kali Mookervart adalah saluran penghubung di Provinsi DKI Jakarta yang menghubungkan aliran Sungai Cisadane ke beberapa kanal di Jakarta.

Daerah yang sangat dipengaruhi oleh Kali Mookevart adalah Semanan, Kalideres, Rawa Buaya, Duri Kosambi, Cengkareng Barat, Cengkareng Timur dan Kedaung Kali Angke

Secara aktual, kondisi Kali Mookevart saat ini bisa menampung debit maksimal 91,37 meter kubik per detik atau lebih rendah dari debit desain Kali Mookevart, sehingga dilakukan pengerukan untuk mengembalikan desain Kali Mookevart yakni 125 meter kubik per detik.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1326 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1167 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye965 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye934 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye766 personFakhrizal Fakhri
close