You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembentukan Bank Sampah 386 RW se-Jakpus Ditarget Rampung Maret
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Pembentukan Bank Sampah 386 RW se-Jakpus Ditarget Rampung Maret

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat akan melakukan percepatan pembentukan Bank Sampah Unit (BSU) di seluruh RW.

"BSU seluruh RW harus sudah terbentuk dalam dua pekan,"

Dalam dua pekan ke depan, 386 RW yang tersebar di 44 kelurahan dari delapan kecamatan se-Jakarta Pusat ditargetkan telah memiliki BSU.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Pusat, Slamet Riyadi mengatakan, rencana percepatan pembentukan BSU di seluruh RW telah dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin.

Arifin Minta 386 RW Segera Bentuk Bank Sampah Unit

Rapat yang dilaksanakan, Selasa (25/2) dan digelar di Ruang Rapat Wali Kota Jakarta Pusat ini juga melibatkan jajaran kecamatan serta kelurahan.

"Pak Wali menyampaikan bahwa BSU seluruh RW harus sudah terbentuk dalam dua pekan. Kami akan coba kejar dan optimistis bila dilakukan bersama-sama," katanya, Kamis (27/2).

Menurut Slamet, berdasarkan data yang dimilikinya saat ini, dari 386 RW se-Jakarta Pusat, tersisa 50 RW yang belum memiliki BSU. Terkait hal ini, Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin telah mengarahkan jajaran kecamatan dan kelurahan untuk ikut serta membantu mempercepat proses pembentukan BSU di tiap RW.

Secara teknis nantinya lurah akan mendorong pengurus RW agar aktif menyiapkan segala keperluan pembentukan BSU. Nantinya, pihak Suku Dinas LH Jakarta Pusat akan melakukan pendampingan serta memberikan dukungan teknis agar BSU di 50 RW tersisa bisa segera dibentuk.

"Kalau semua sudah siap, nanti akan diadakan peluncuran pembentukan BSU RW se-Jakarta Pusat," tegasnya.

Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin menegaskan, keberadaan BSU di tingkat RW penting untuk mengurangi volume sampah yang harus dibuang ke TPA Bantargebang. Selain itu, pengolahan sampah organik dan organik juga bisa menghasilkan efek ekonomi hingga meningkatkan kesejahteraan warga. 

"Sampah anorganik dan organik yang bisa dimanfaatkan seperti sampah daun bisa jadi pupuk. Lalu botol plastik bisa jadi kerajinan tangan dan lain-lain," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11113 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6701 personNurito
  3. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3457 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1653 personFolmer
  5. Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulogadung Permudah Mobilitas dan Aksesibilitas Warga

    access_time09-10-2026 remove_red_eye1442 personAldi Geri Lumban Tobing