Dharma Jaya Dukung Bazar Pangan Murah Jaga Stabilitas Harga
Perumda Dharma Jaya ikut andil dalam kegiatan Pasar Murah yang merupakan kolaborasi dengan sejumlah BUMD bidang pangan dalam rangka menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok selama Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H.
"Ini bentuk komitmen dan dukungan Perumda Dharma Jaya,"
Salah satu pasar murah digelar dalam bentuk Bazar Pangan Murah di Rusunawa Pasar Rumput, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Direktur Utama (Dirut) Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman mengatakan, tujuan dilaksanakannya Pasar Murah ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan menstabilkan harga produk protein hewani, termasuk juga bahan pangan pokok lainnya selama bulan Ramadan atau menjelang Lebaran. Ia melihat ada indikasi harga kebutuhan pokok mengalami peningkatan harga selama bulan Ramadan dan menjelang Lebaran.
Dharma Jaya Resmikan Hub Channel Toko Daging Pertama di Cengkareng“Ini bentuk komitmen dan dukungan Perumda Dharma Jaya sebagai BUMD DKI Jakarta dalam rangka pemenuhan akan ketersediaan produk protein hewani dengan harga yang terjangkau serta dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat,” ujar Raditya, Rabu (19/3).
Untuk itu, Perumda Dharma Jaya langsung turun ke lapangan, mengantisipasi peningkatan harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat dengan menggelar Pasar Murah. Hal ini dilakukan sesuai dengan instruksi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.
“Kami hadir untuk turut berkontribusi menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok. Salah satu program yang kami lakukan adalah menggelar pasar murah untuk menawarkan produk protein hewani dengan harga yang terjangkau dengan kualitas yang tetap terjaga baik,” katanya.
Raditya menyampaikan, program ketahanan pangan yang terus gencar dilakukan Pemprov DKI Jakarta melalui Pasar Murah dan Pangan Murah Bersubsidi mempunyai peran penting dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat, terutama saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Ramadan dan Idulfitri.
Ia menilai, selain memudahkan masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau, program ini juga membantu Pemprov DKI Jakarta dalam mengendalikan inflasi dan menstabilkan harga di pasaran.
“Masyarakat bisa membeli kebutuhan protein hewani di Pasar Murah. Dengan begitu, tekanan harga di pasar dapat berkurang atau diminimalisir sehingga diharapkan dapat tercipta kestabilan harga,” ucapnya.
Raditya mengatakan, ada berbagai macam produk protein hewani yang dijual dalam Pasar Murah di antaranya daging sapi, ayam, hati, serta lainnya. Khusus Pasar Murah di Rusunawa Pasar Rumput, pihaknya menyediakan paket murah berupa daging sapi, ayam dan hati dengan harga Rp100.000 per paket.
Menurutnya, harga tersebut lebih murah dibandingkan harga pasaran. Pihaknya menyediakan 1.000 paket produk protein hewani dalam Bazar Pangan Murah tersebut. Sementara, 1.200 paket disediakan Perumda Pasar Jaya ada 1.000 paket disediakan oleh PT Food Station Tjipinang Jaya.
“Kami khusus sediakan protein hewani, karena yang nabati sudah disediakan oleh kedua BUMD lainnya. Selain di Pasar Rumput ini, kita akan gelar banyak Pasar Murah lagi untuk mengendalikan harga,” tandasnya.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengapresiasi peran serta BUMD bidang pangan, serta berbagai pihak terkait yang telah mendukung dan berkontribusi dalam penyelenggaraan program ini. Sehingga, warga Jakarta dapat memenuhi kebutuhan dasar selama Ramadan hingga Idulfitri.
Ia juga mendorong kolaborasi antara BUMD pangan dan seluruh stakeholder terkait agar terus diperkuat, sehingga ketersediaan stok pangan mampu menjangkau lebih banyak warga di berbagai wilayah Jakarta.
“Hal tersebut juga merupakan bagian dari upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan, yang dilakukan melalui penjualan aneka bahan pangan dengan harga murah, berkolaborasi dengan semua mitra dan stakeholder terkait,” ucap Rano.