You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemudik Diprediksi Melonjak, Dishub Pastikan Kesiapan Terminal dan Bus
.
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Pemudik Diprediksi Melonjak, Dishub Pastikan Kesiapan Terminal dan Bus

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan tujuh terminal untuk mendukung kelancaran arus mudik selama Masa Angkutan Lebaran yang berlangsung dari 21 Maret hingga 11 April 2025.

"Dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman,"

Tujuh terminal tersebut terdiri dari empat terminal utama dan tiga terminal bantuan. Terminal utama meliputi Terminal Kampung Rambutan, Terminal Tanjung Priok, Terminal Kalideres dan Terminal Terpadu Pulogebang. Sementara, terminal bantuan mencakup Terminal Lebak Bulus, Terminal Muara Angke dan Terminal Grogol.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo menjelaskan, penyiapan terminal bantuan bertujuan untuk  mengantisipasi lonjakan penumpang dan mengurai penumpukan di terminal utama.

Ramadan Penuh Berkah, UP Terminal Angkutan Jalan Santuni Anak Yatim

“Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kemacetan atau kesemrawutan di satu lokasi. Misalnya, jika Terminal Kalideres penuh, bus akan dialihkan ke terminal bantuan seperti Terminal Grogol untuk mencegah antrean panjang yang dapat menyebabkan kemacetan di ruas Jalan Daan Mogot,” ujar Syafrin, Senin (24/3).

Ia memprediksi, jumlah penumpang bus pada Lebaran tahun ini mengalami peningkatan sekitar delapan persen dibandingkan tahun lalu.

Syafrin menilai, peningkatan jumlah penumpang ini salah satunya karena sebagian orang menunda pulang kampung pada masa libur Natal 2024 dan Tahun Baru lalu. Pasalnya, waktu antara libur Natal 2024, Tahun Baru dan Lebaran 2025 relatif dekat.

“Banyak yang menunda untuk tidak mudik di Natal dan Tahun Baru. Karena Desember-Januari, kemudian Maret sudah harus pulang kampung jadi sebagian menunggu untuk mudik di Lebaran ini," katanya.

Syafrin menyampaikan, Dinas Perhubungan DKI menyiapkan 2.846 unit bus dengan melibatkan 428 operator AKAP di empat terminal utama dan tiga terminal bantuan.

Ia menjelaskan, Dinas Perhubungan bersama Dinas Kesehatan dan BNN Provinsi DKI Jakarta juga menyiagakan petugas kesehatan di terminal utama maupun bantuan untuk memastikan keselamatan perjalanan. Para petugas ini akan melakukan pemeriksaan kesehatan serta tes bebas narkoba dan alkohol bagi awak bus.

Selain itu, layanan inspeksi kelaikan kendaraan (ramp check) juga dilakukan mencakup pemeriksaan fisik kendaraan dan pengecekan dokumen. Tujuannya, memastikan kendaraan yang akan mengangkut pemudik memenuhi unsur keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan.

“Dengan persiapan ini, diharapkan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman selama Masa Angkutan Lebaran 2025,” tandas Syafrin.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ganjil Genap di Jakarta Ditiadakan Selama Libur Lebaran

    access_time28-03-2025 remove_red_eye761 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Monas Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

    access_time30-03-2025 remove_red_eye695 personDessy Suciati
  3. Andilan Potong Kebo Tradisi Lebaran Ala Betawi

    access_time29-03-2025 remove_red_eye653 personFolmer
  4. Hari Lebaran, 26.581 Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Stasiun Pasar Senen

    access_time31-03-2025 remove_red_eye614 personDessy Suciati
  5. Warga dan Pimpinan OPD Hadiri Open House Bersama Gubernur Pramono

    access_time31-03-2025 remove_red_eye594 personAldi Geri Lumban Tobing

Hitung Mundur 22 Juni 2027

00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik