You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemudik di Terminal Kampung Rambutan Alami Penurunan 14% dari Tahun Lalu
photo Fakhrizal Fakhri - Beritajakarta.id

Pemudik di Terminal Kampung Rambutan Turun 14 Persen

Pemudik di Terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur pada H-5 hingga H-3 Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah turun hingga 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Dibandingkan tahun lalu"

Pengendali Terminal Kampung Rambutan, Mulyono mengatakan, pemudik pada H-5 Lebaran tahun ini berjumlah 2.283 orang. Sementara, pada tahun lalu mencapai

2.933 penumpang.

Penumpang Arus Mudik 2025 di Terminal Jakarta Naik 57,41 Persen

Kemudian, pada H-4 tahun lalu sebanyak 3.111 penumpang dan di tahun ini hanya 2.995 orang. Pada H-3 tahun lalu ada 3.225 pemudik, berbanding 3.324 penumpang di tahun ini.

"Dari data kita, sampai pagi tadi pukul 06.00 grafiknya terus naik. Namun, kalau kita perhatikan dibandingkan tahun lalu ada penurunan sekitar 14 persen," ujarnya, Sabtu (29/3).

Mulyono menjelaskan, pemudik hari ini didominasi untuk tujuan sejumlah daerah di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sementara, untuk pemudik tujuan Pulau Sumatera jumlah sudah menurun.

"Kami pantau sejak pagi, arus mudik di Terminal Kampung Rambutan yang terlihat ramai adalah tujuan beberapa kota di Jawa Barat dan di Jawa Tengah," terangnya.

Ia mengimbau pemudik untuk selalu bertanya kepada petugas jika membutuhkan bantuan seperti penukaran tiket untuk pembelian online maupun pembelian tiket offline di Terminal Kampung Rambutan.

"Saya mendoakan agar pemudik bisa sampai dengan selamat sampai tujuan dan merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang pemudik, Adi menuturkan, dirinya akan mudik ke Bengkulu menggunakan transportasi darat karena tidak kebagian tiket pesawat.

"Baru tahu dapat libur seminggu kemarin sudah kehabisan tiket pesawat jadi pilih naik bus, harga tiketnya Rp 700 ribu," bebernya.

Ia memperkirakan akan sampai ke Bengkulu dengan waktu perjalanan mencapai sekitar 20 jam.

"Biasanya kena macet di jalan atau mau menyebrang antrenya lama," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2019 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye980 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye886 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye860 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye769 personFakhrizal Fakhri