You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Upaya Pencegahan, Warga Senen Diberikan Sosialisasi Kebakaran
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Sosialisasi Kebakaran Digelar di Pemukiman Padat Jakpus

Mengantisipasi kebakaran yang makin marak terjadi, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat, terus melakukan sosialisasi, terutama di pemukiman padat penduduk. 

Sosialisasi kita berikan pada masyarakat, agar bisa mengantisipasi bahaya kebakaran

"Sosialisasi kita berikan pada masyarakat, agar bisa mengantisipasi bahaya kebakaran," ujar Sugeng, Kepala Seksi Pencegahan dan Partimas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat, saat menggelar sosialisasi di Kecamatan Senen, Senin (24/8).

Lapak Pembuat Kusen Terbakar di Duren Sawit

Menurut Sugeng, sosialisasi akan dilakukan di sejumlah pertemuan, kegiatan hingga pengajian yang dilaksanakan masyarakat. Prasarana pemadam kebakaran yang sudah diberikan kepada masyarakat juga akan diperiksa kelayakannya.

"Kita juga akan lakukan praktik langsung kepada masyarakat, bagaimana penanganan api sebelum kendaraan pemadam tiba," kata Sugeng.

Selain di pemukiman padat, sosialisasi bahaya kebakaran bakal digelar di sejumlah bangunan bertingkat. Gedung tersebut antara lain Hotel Klasik, kantor PBNU, Carrefour Harmoni dan Bank BRI Gambir.

"Pihak keamanan dan tenaga teknisi gedung kita ajari penanganan kebakarannya. Mulai dari tarik selang hingga proteksi diri," jelas Sugeng.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1174 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1150 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye922 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye917 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye838 personBudhi Firmansyah Surapati