You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jakarta Utara Realisasikan 38,73 Persen APBD 2025
photo Fakhrizal Fakhri - Beritajakarta.id

Pemkot Jakut Realisasikan 38,73 Persen APBD 2025

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara telah merealisasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar 38,73 persen hingga pertengahan tahun 2025. 

"Indeks kepuasan masyarakat maksimal,"

Dari total anggaran penetapan APBD senilai lebih dari Rp950 miliar, nilai perubahan dalam rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tercatat sebesar Rp938 miliar.

Kawasan Komersial dan Perusahaan Wajib Kelola Sampah Mandiri

“Terdapat selisih sekitar Rp11,8 miliar antara penetapan awal dan perubahan anggaran,” ujar Hendra Hidayat, Wali Kota Jakarta Utara

dalam rapat kerja bersama Komisi A DPRD DKI Jakarta, Senin (7/7).

Perubahan anggaran di tingkat Sekretariat Kota menunjukkan selisih sekitar Rp6 miliar. Penyesuaian ini mencakup pengadaan kabel HDMI dan laser pointer, mebel untuk Kantor Kelurahan Ancol, serta efisiensi belanja pegawai akibat kekosongan jabatan dan pensiun.

Sementara itu, anggaran untuk enam kecamatan mengalami pengurangan sebesar Rp51 juta lebih, terutama dari efisiensi tagihan air, listrik, dan telepon di Kecamatan Kelapa Gading.

“Anggaran untuk 31 kelurahan juga mengalami penyesuaian dengan total pengurangan sekitar Rp3 miliar,” lanjut Hendra.

Penyesuaian ini antara lain berasal dari tambahan tagihan air di Kelurahan Tanjung Priok, serta pengurangan gaji petugas PPSU yang awalnya dianggarkan untuk tujuh bulan namun disesuaikan menjadi lima bulan, sesuai Surat Edaran Sekda Nomor 22 Tahun 2025.

Pemkot Jakarta Utara turut menyampaikan beberapa proyek prioritas fisik yang sedang berjalan. Di antaranya rehabilitasi total Kantor Lurah Sunter Jaya dan Semper Barat, masing-masing senilai Rp15 miliar. Progres pembangunan Sunter Jaya baru mencapai 1,5 persen, dan Semper Barat 5 persen. Keduanya ditargetkan rampung pada 21 November 2025.

Selain itu, pemeliharaan Gedung Kantor Wali Kota juga dilakukan melalui pemasangan aluminium composite panel (ACP) di sisi depan senilai Rp13 miliar. Pemkot juga melaksanakan rekrutmen 111 petugas PPSU dengan anggaran sekitar Rp10 miliar.

Meski mengalami penyesuaian anggaran, Pemkot Jakarta Utara tetap menargetkan capaian indikator pelayanan publik secara maksimal. Indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan kelurahan, PPSU, PKK, Posyandu, hingga ketertiban umum tetap ditargetkan berada pada nilai tertinggi, yakni 4 dari skala 4.

Di sisi tata kelola, nilai efektivitas koordinasi lintas bidang seperti pemerintahan, perekonomian, dan kesejahteraan rakyat diharapkan meningkat, dengan target di atas angka 91.

“Demikian yang dapat kami laporkan. Semoga seluruh program dan penyesuaian anggaran ini dapat berjalan efektif dan tepat sasaran,” tandas Hendra.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye10088 personAnita Karyati
  2. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5810 personTiyo Surya Sakti
  3. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2345 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2101 personFakhrizal Fakhri
  5. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1756 personDessy Suciati