You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Komisi D Apresiasi Penanganan Banjir dan Dorong Percepatan Program Prioritas
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Komisi D Dorong Percepatan Program Pengendalian Banjir

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike mengapresiasi kesigapan Pemprov DKI Jakarta dalam menangani banjir. Ia menilai, kolaborasi antara Gubernur dan jajaran perangkat daerah berjalan baik dalam merespons bencana tersebut.

"Menunjukkan komitmen dan dedikasi tinggi,"

“Kita semua melihat, baik melalui media elektronik maupun media sosial, bagaimana Gubernur turun langsung ke lapangan bersama jajaran perangkat daerah yang kompeten. Mereka menunjukkan komitmen dan dedikasi tinggi dalam menyelamatkan warga dari dampak banjir,” ujar Yuke, saat rapat bersama Badan Anggaran (Banggar), di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (10/7).

Namun, Yuke menekankan bahwa penanganan banjir harus dibarengi dengan percepatan program dan serapan anggaran, terutama bagi perangkat daerah mitra Komisi D.

Lurah Cilangkap Minta Warga Tidak Beraktivitas Sementara Waktu di Waduk Giri Kencana

Terkait perubahan KUA-PPAS APBD 2025, Komisi D mendorong agar usulan penambahan anggaran benar-benar digunakan untuk menuntaskan program prioritas sesuai Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

"Penambahan anggaran juga harus mengakomodasi aspirasi warga yang dihimpun dalam kegiatan reses anggota dewan," katanya.

Komisi D juga menyinggung soal perbaikan infrastruktur pasca-banjir, khususnya jalan, trotoar, jembatan, serta jaringan lampu penerangan jalan.

"Dinas Bina Marga diminta segera mengevaluasi ketersediaan bahan konstruksi dan mempercepat pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di titik rawan kecelakaan, terutama yang bersinggungan dengan rel kereta api dan jalan tol," jelasnya.

Yuke menekankan pentingnya realisasi program prioritas Dinas Sumber Daya Air dalam upaya pengendalian banjir. Berbagai program tersebut seperti pengadaan tanah untuk normalisasi Kali Ciliwung, penambahan dan perawatan pompa, perbaikan saluran lingkungan, pembangunan embung, serta penambahan pasukan biru dan alat kerja lapangan.

“Ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi soal perlindungan terhadap warga Jakarta,” tandas Yuke.

Di sisi tata ruang, Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (CKTRP) DKI diminta lebih berperan dalam mengendalikan pembangunan kota secara berkelanjutan demi mendukung penanganan banjir dan persoalan strategis lainnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye3935 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye1040 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye1015 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye925 personFolmer
  5. 84 Kendaraan Ikut Uji Emisi di Kantor Wali Kota Jakbar

    access_time25-06-2026 remove_red_eye804 personBudhi Firmansyah Surapati