You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
30 Warga Pulau Tidung Diedukasi Gizi dan Pangan Aman
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Warga Pulau Tidung Diedukasi Makanan Sehat dan Aman Konsumsi

Sebanyak 30 perwakilan warga di Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan diedukasi tentang makanan sehat dan aman konsumsi.

"Keseimbangan gizi harian"

Kepala Balai Besar Pengawasan Makanan dan Obat (BBPOM) di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar mengatakan, kegiatan ini penting dalam upaya pencegahan stunting yang dilakukan sejak dini, baik melalui pola makan sehat, konsumsi pangan aman, maupun pengawasan tumbuh kembang anak.

"Kegiatan edukasi ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas remaja, ibu hamil, serta ibu dengan balita," ujarnya, dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (22/8).

BBPOM di Jakarta Sosialisasikan Layanan Pengujian

Sofiyani menjelaskan, kegiatan edukasi ini menghadirkan narasumber dari BBPOM di Jakarta serta Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu.

Menurutnya, untuk materi yang disampaikan meliputi, cara membaca label pangan olahan, pengecekan izin edar produk melalui aplikasi BPOM Mobile, serta tips memilih makanan tambahan yang aman untuk ibu hamil dan balita.

"Peserta juga kita ajak mempraktikkan konsep Isi Piringku untuk keseimbangan gizi harian dan diajarkan menghindari produk dengan klaim berlebihan," bebernya. 

Selama kegiatan, kata Sofiyani, para peserta sangat antusias bertanya, mulai dari keamanan jajanan anak, pilihan pangan tambahan untuk ibu hamil, hingga cara menggunakan aplikasi BPOM Mobile untuk mengecek izin edar produk.

"Antusiasme ini menunjukkan bahwa masyarakat Pulau Tidung sangat peduli dengan kesehatan keluarga dan siap berperan aktif dalam mencegah stunting," ungkapnya. 

Sofiyani menegaskan, BBPOM di Jakarta mempunyai peran penting dalam memastikan produk pangan olahan yang beredar aman, bermutu, dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Mari bersama-sama kita cegah stunting, dimulai dari keluarga degan memastikan pangan yang konsumsi aman, bergizi, dan tepat sasaran,” ucapnya.

Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Sudinkes Kepulauan Seribu, Mery Aderita Romaulina menambahkan, pencegahan stunting tidak bisa berjalan sendiri, melainkan memerlukan kolaborasi lintas sektor.

"Sinergitas bersama pengawasan obat dan makanan dengan edukasi gizi sangat penting, sehingga masyarakat bisa lebih cermat memilih pangan yang dikonsumsi sehari-hari," ungkapnya.

Ia berharap melalui kegiatan bersama BBPOM di Jakarta ini, masyarakat dapat mempraktikkan dalam kehidupan sehari-hari dalam mengkonsumsi pangan aman dan gizi seimbang. 

"Mudah-mudahan kerja sama ini dapat memperkuat kesadaran masyarakat, bahwa pencegahan stunting merupakan investasi besar bagi terciptanya generasi sehat dan berkualitas di masa depan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1260 personNurito
  2. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1232 personAnita Karyati
  3. Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

    access_time20-07-2026 remove_red_eye987 personNurito
  4. Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

    access_time23-07-2026 remove_red_eye985 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

    access_time24-07-2026 remove_red_eye956 personDessy Suciati